Samosir | galasibot.co.id
DPRD Samosir dukung penuh percepatan embentukan Provinsi Tapanuli. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon (Fraksi PKB pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir berlangsung dengan penuh hikmat dan kekeluargaan di Kantor DPRD Samosir, Kamis (14/3/2025.
Pada RDP itu Nasib Simbolon menegaskan bahwa DPRD Samosir mendukung penuh pembentukan Provinsi Tapanuli, baik dari sisi kelembagaan maupun politik. Ia juga menyatakan kesiapan DPRD Samosir untuk hadir pada agenda penting terkait pembentukan provinsi ini. Acara ditutup dengan serah terima naskah Berita Acara Keputusan Bersama tentang Persetujuan Pembentukan Provinsi Tapanuli dari PPPT kepada DPRD Samosir.
Kehadiran dan dukungan DPRD Samosir pada acara ini memberikan semangat baru bagi PPPT dalam melanjutkan perjuangan untuk pembentukan Provinsi Tapanuli.
RDP ini dihadiri oleh Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon (Fraksi PKB), yang menyambut dengan baik kehadiran Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PPPT, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., bersama Sekretaris Jenderal, Dr. Dra. Murniati Tobing, M.Si., dan Wakil Sekretaris Jenderal, dr. Palmina br. Sihombing, M.Si.
Dalam sambutannya, Nasib Simbolon menyatakan bahwa pembentukan Provinsi Tapanuli merupakan cita-cita yang telah lama diperjuangkan oleh masyarakat Tapanuli, khususnya masyarakat Batak. Ia juga mengungkapkan pentingnya langkah ini untuk kemajuan wilayah Tapanuli. Simbolon kemudian mempersilahkan Ketua Umum PPPT, Yonge Sihombing, untuk menyampaikan maksud dan tujuan RDP ini.
Yonge Sihombing mengungkapkan beberapa poin utama dalam penyampaian PPPT kepada DPRD Samosir. Pertama, ia menekankan pentingnya membangun hubungan baik antara PPPT dan DPRD Samosir, yang dimulai dengan komunikasi yang efektif. Kedua, Yonge menyampaikan laporan kemajuan PPPT, yang mencakup hasil-hasil RDP dengan berbagai pihak, seperti Fraksi PKB DPR RI, Ketua DPRD Sumatera Utara, serta Bupati Toba dan Bupati Samosir.
Selain itu, Yonge juga memaparkan rencana-rencana masa depan PPPT, termasuk persiapan RDP dengan Badan Legislasi DPR RI, Komisi II DPR RI, dan berbagai fraksi di DPR RI. Ia juga menjelaskan mengenai rancangan Baleg DPR RI untuk menggagas RUU Provinsi Tapanuli, serta format Kemendagri terkait persetujuan pembentukan provinsi.
Dalam sesi tanya jawab, Ketua Fraksi Gerindra, Renaldi Naibaho, meminta penjelasan terkait moratorium yang mungkin mempengaruhi upaya pembentukan Provinsi Tapanuli. Yonge menanggapi dengan menjelaskan bahwa moratorium tidak menghalangi upaya DPR untuk mengajukan RUU ini. PPPT pun diminta untuk segera menyusun persyaratan pengusulan dan melanjutkan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait.
Di akhir acara, Nasib Simbolon menegaskan bahwa DPRD Samosir mendukung penuh pembentukan Provinsi Tapanuli, baik dari sisi kelembagaan maupun politik. Ia juga menyatakan kesiapan DPRD Samosir untuk hadir pada agenda penting terkait pembentukan provinsi ini. Acara ditutup dengan serah terima naskah Berita Acara Keputusan Bersama tentang Persetujuan Pembentukan Provinsi Tapanuli dari PPPT kepada DPRD Samosir.
Kehadiran dan dukungan DPRD Samosir pada acara ini memberikan semangat baru bagi PPPT dalam melanjutkan perjuangan untuk pembentukan Provinsi.(*)











