MEDAN , galasibot co id — Suasana di Jalan Lombok No. 2, Medan, mendadak riuh pada Jumat pagi, 5 Juni 2026. Ratusan warga, didominasi oleh para lanjut usia (lansia), tampak memadati area hingga ke luar gedung Sekretariat Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI). Cuaca Medan yang mulai menyengat tidak menyurutkan langkah mereka untuk hadir dalam momen istimewa: Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 YLMI.
Didirikan pada tahun 2024, YLMI kini telah tumbuh menjadi oase bagi para lansia di Kota Medan. Alih-alih merayakan hari jadi dengan pesta formal yang eksklusif, yayasan ini memilih bersyukur lewat aksi nyata yang sudah menjadi napas perjuangan mereka selama dua tahun terakhir: berbagi dan melayani.
Amanah Orang Tua di Balik Sepiring Bubur dan Makan Siang
Ketua YLMI, Dr. Hartono Tjandra, tampak sibuk di tengah kerumunan. Tanpa canggung dan tak peduli dengan peluh yang bercucuran di bawah terik matahari, ia turun langsung memastikan setiap lansia mendapatkan pelayanan terbaik.
Dalam sambutannya yang emosional namun penuh semangat, Dr. Hartono mengungkapkan bahwa konsistensi YLMI menggelar program sarapan bubur setiap pagi, serta makan siang gratis setiap hari Selasa dan Jumat, bukanlah sekadar program sosial musiman.
“Apa yang dilakukan selama dua tahun ini adalah bentuk menjalankan amanah dari almarhum orang tua saya untuk selalu peduli dan berbagi kepada masyarakat luas, khususnya para lanjut usia,” ujar Dr. Hartono dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga menegaskan prinsip kesetaraan yang selalu dipegang teguh oleh yayasan.
“Apa yang Bapak dan Ibu makan hari ini, sama persis dengan apa yang dimakan oleh pengurus dan relawan. Jadi, mari kita nikmati kebersamaan ini dengan penuh rasa syukur,” tambahnya.
Pada momen HUT ke-2 ini, kemeriahan ditambah dengan pembagian paket sembako. Sekretaris YLMI yang juga dikenal sebagai presenter kondang di Sumatera Utara, There Shia Marbun, menyebutkan bahwa ada sekitar 500 lansia memegang kupon yang mendapatkan paket bantuan tersebut.
Apresiasi dari Tokoh Masyarakat Sumatera Utara
Konsistensi dan ketulusan pengurus YLMI ini memantik kekaguman dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat Sumatera Utara sekaligus Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr. RE Nainggolan, MM, yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi yang mendalam.
Menurut RE Nainggolan, mempertahankan konsistensi gerakan sosial selama dua tahun berturut-turut tanpa putus adalah sebuah pencapaian yang luar biasa dan mulia.
“Saya memberi apresiasi setinggi-tingginya dan kekaguman yang luar biasa kepada Bapak Dr. Hartono Tjandra beserta seluruh pengurus YLMI. Kita bisa melihat sendiri bagaimana Bapak Dr. Hartono dengan penuh semangat, tanpa memedulikan panas terik matahari, terjun langsung melayani bapak dan ibu lansia ini,” ungkap RE Nainggolan.
Mantan Sekdaprov Sumut ini juga mengajak seluruh yang hadir untuk mendoakan keberlangsungan yayasan ini. “Kita berdoa agar Bapak Dr. Hartono dan seluruh pengurus senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan yang melimpah dalam menjalankan program-program kemanusiaan ini. Selamat HUT ke-2 YLMI, tetap jaya dan teruslah menjadi berkat,” pungkasnya.
Sinergi untuk Lansia yang Mandiri dan Merdeka
Perayaan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa pembuka yang dipimpin oleh There Shia Marbun. Kehadiran sejumlah tokoh penting juga menegaskan bahwa gerakan YLMI mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat dan birokrasi.
Tampak hadir dalam acara tersebut Jadi Pane, SPd, MM (Direktur Operasional RPH Medan), Lurah Merdeka, serta perwakilan dari Babinsa dan Polsek setempat. Sinergi ini diharapkan dapat terus menguatkan payung perlindungan sosial bagi para lansia di Kota Medan.
Di penghujung acara, Dr. Hartono Tjandra menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para donatur yang selama ini menjadi tulang punggung pendanaan, serta kepada para pengurus dan relawan yang menyumbangkan waktu serta tenaga tanpa pamrih.
Dua tahun telah berlalu, dan YLMI membuktikan bahwa bertambahnya usia yayasan adalah tentang seberapa luas manfaat yang bisa disebarkan ke sesama.(*)











