Binjai I galasibot.co.id
Pemerintah Kota Binjai menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi dengan menerima audiensi dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama. Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, Selasa (24/6/2025).
Rombongan STMIK Kaputama dipimpin langsung oleh Ketua STMIK, Dr. Realita Buaton, yang hadir bersama jajaran dosen dan pengurus. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Realita menyampaikan keinginan STMIK Kaputama untuk menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Binjai, khususnya di bidang teknologi informatika dan pendidikan digital.
“STMIK Kaputama telah berdiri selama 22 tahun, memiliki lebih dari 1.500 mahasiswa aktif, dengan lima program studi yang seluruh dosennya sudah bergelar S2, bahkan sebagian sedang menempuh S3,” jelas Dr. Realita. Ia juga menginformasikan bahwa kampusnya telah membuka kelas khusus karyawan yang diadakan setiap hari Sabtu.
Tak lupa, ia juga menyampaikan salam dari Pembina STMIK Kaputama, Dr. Parlindingan Purba, MM, dan Ketua Yayasan, Irwantoro Tampubolon.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, yang akrab disapa Bang Jini, menyambut baik niat tersebut. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota Drs. Amir Hamzah, pendidikan telah menjadi “roh” pembangunan Kota Binjai—terutama dalam pembangunan karakter dan penguasaan teknologi digital.
“Penggunaan teknologi seperti Meta AI sudah seharusnya diterapkan dalam tata kelola pemerintahan. Dengan keterbatasan sumber daya, kami harus mulai berkolaborasi dengan institusi seperti STMIK Kaputama untuk menyiapkan generasi digital,” ucap Bang Jini.
Ia juga menyinggung pentingnya peran profesi baru di era digital, seperti menjadi admin media sosial yang kini mampu menjadi sumber penghasilan tetap bagi anak-anak muda.
Dalam waktu dekat, Pemko Binjai juga akan mengadakan berbagai pelatihan digital untuk masyarakat. Dalam program ini, STMIK Kaputama diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam penyediaan tenaga pengajar. Setiap peserta pelatihan nantinya akan diberikan sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk melamar pekerjaan, baik di Binjai maupun di luar kota.
“Pembangunan bukan hanya fisik, tetapi pembangunan karakter dan keahlian digital juga sangat penting,” tegasnya.(*)










