Pakpak Bharat I galasibot.co.id
Tim Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat menggelar sosialisasi upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kantor Camat Salak, Senin (01/07/2025). Kegiatan ini menghadirkan berbagai peserta dari kalangan ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, dan perwakilan instansi terkait.
Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, menekankan pentingnya pencegahan KDRT sejak dini karena dampaknya tidak hanya fisik tetapi juga psikologis.
Menurutnya, korban perempuan sering mengalami trauma berat, kecemasan, stress pasca trauma, hingga gangguan mental jangka panjang. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga anak-anak, bayi, serta kehidupan sosial dan pekerjaan keluarga.
“Bayi yang mengalami KDRT akan mengalami pertumbuhan kurang optimal, anak usia sekolah berpotensi depresi dan meniru kekerasan, sedangkan istri yang menjadi korban akan menderita tekanan mental berkepanjangan,” jelas Ny. Juniatry.
Dalam sosialisasi, ia juga menekankan pentingnya komunikasi harmonis antara suami dan istri, serta membangun hubungan keluarga yang positif sebagai salah satu upaya pencegahan.
Selain kegiatan TP PKK, Bupati Franc Bernhard Tumanggor turut hadir dalam Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Napa Sengkut, Salak. Bupati memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Polri di Kabupaten Pakpak Bharat dan menghargai dedikasi mereka dalam pelayanan masyarakat.
Upacara tersebut dipimpin oleh Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho SH SIK MSi, sekaligus membacakan amanat Kapolda Sumatera Utara. Kegiatan dihadiri pula oleh pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta pejabat daerah. Tema peringatan HUT Bhayangkara kali ini adalah: “Polri untuk Masyarakat.”(*)











