• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Harus Jadi Pedoman Utama Ekonomi Nasional

Redaksi Galasibot.co.id
21 Mei 2026
/ News
0 0
0
Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Harus Jadi Pedoman Utama Ekonomi Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto (Tangkapan Layar TV Parlemen)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta I galasibot.co.id – Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kembali menjalankan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 secara konsisten dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026). Presiden menyebut Pasal 33 sebagai cetak biru perekonomian nasional yang harus menjadi pedoman utama dalam mengelola kekayaan negara demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo kembali mengingatkan isi Pasal 33 ayat pertama UUD 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Baca Juga

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Gangguan Kesehatan MBG di Sumut Ditutup

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang Bus Listrik Rute Medan-Binjai-Deliserdang

Dua Mobil Dinas Ketua DPRD Medan Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

“Di mimbar ini saya ingin ingatkan kembali bunyi dari Pasal 33. Ayat pertama dari Pasal 33. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan,” ujar Presiden Prabowo di hadapan anggota DPR RI dan tamu undangan.

Presiden menegaskan bahwa sistem ekonomi Indonesia tidak dibangun di atas prinsip kapitalisme neoliberal maupun sistem ekonomi yang hanya menguntungkan segelintir kelompok. Menurutnya, pembangunan ekonomi nasional harus memberi manfaat yang adil bagi seluruh rakyat.

“Tidak ada kata-kata asas-asas lain. Asas kapitalisme neoliberal, asas konglomerasi, asas yang sekaya boleh sekaya-kayanya, yang miskin salahnya orang miskin. Itu bukan falsafah Pancasila,” tegas Presiden.

Kepala Negara menilai para pendiri bangsa telah merumuskan arah ekonomi nasional secara jelas melalui Pasal 33 UUD 1945. Karena itu, berbagai persoalan ekonomi yang terjadi saat ini dinilai sebagai dampak dari penyimpangan terhadap amanat konstitusi tersebut.

“Ini adalah cetak biru ekonomi kita, saudara-saudara sekalian. Manakala kita menyimpang cetak biru ini, ya jangan salahkan siapa-siapa, kecuali diri kita sendiri yang tidak mau menerima titipan amanah dari pendiri-pendiri bangsa kita,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti berbagai praktik penyimpangan ekonomi seperti under invoicing, manipulasi ekspor, tambang ilegal, hingga pembalakan liar yang dinilai merugikan negara dalam jumlah besar.

Presiden secara khusus mempertanyakan lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan lindung yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa tindakan tegas.

“Bagaimana bisa ada orang yang tambang di hutan lindung bertahun-tahun dan tidak ada yang berani untuk menegakkan hukum,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa potensi dana yang dapat diselamatkan dari kebocoran ekonomi nasional diperkirakan mencapai 150 miliar dolar Amerika Serikat per tahun. Namun, menurut Presiden, keberhasilan tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh pihak memiliki keberanian untuk melakukan pembenahan secara bersama-sama.

“Kita harus bersama-sama berani mencari solusi dan berani bertindak,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Presiden kembali menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan memperbaiki tata kelola ekonomi nasional agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Kita paham dan mengerti bahwa kalau kita terus mengulangi kesalahan yang sama, janganlah kita bisa berharap mendapat hasil yang lebih baik,” tandas Presiden.(*)

Source: Penulis berita : Wilfrid Sinaga
Tags: #EkonomiPancasila#KebijakanEkonomiIndonesia#Pasal33UUD1945#PidatoPresidenPrabowo#PrabowoSubianto2026
SendShareTweet
Kembali

Paus Leo XIV Terbitkan Ensiklik Pertama “Magnifica Humanitas”, Soroti Ancaman AI terhadap Martabat Manusia

Lanjut

Modernisasi Siber Polri Didorong DPR untuk Antisipasi Kejahatan Digital yang Kian Canggih

Baca Juga

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Gangguan Kesehatan MBG di Sumut Ditutup
News

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Gangguan Kesehatan MBG di Sumut Ditutup

20 Agustus 2026
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang Bus Listrik Rute Medan-Binjai-Deliserdang
News

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang Bus Listrik Rute Medan-Binjai-Deliserdang

19 Agustus 2026
Dua Mobil Dinas Ketua DPRD Medan Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang
News

Dua Mobil Dinas Ketua DPRD Medan Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

19 Agustus 2026
APBD Perubahan Medan 2026 Disepakati Rp 7,7 Triliun, Fokus 6 Prioritas
News

APBD Perubahan Medan 2026 Disepakati Rp 7,7 Triliun, Fokus 6 Prioritas

18 Agustus 2026
Pemko dan DPRD Tetapkan Perubahan Propemperda Kota Medan 2026
News

Pemko dan DPRD Tetapkan Perubahan Propemperda Kota Medan 2026

18 Agustus 2026
Menkeu Purbaya: Mekanisme Pembiayaan Penanganan Gempa NTT Sudah Disiapkan
News

Menkeu Purbaya: Mekanisme Pembiayaan Penanganan Gempa NTT Sudah Disiapkan

17 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In