• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Minggu, September 13, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Elfanda Ananda Desak Program MBG Dihentikan Sementara: Evaluasi Total, Jangan Jadi Celah Korupsi!

Redaksi Galasibot.co.id
8 Juni 2026
/ News
0 0
0
Elfanda Ananda Desak Program MBG Dihentikan Sementara: Evaluasi Total, Jangan Jadi Celah Korupsi!
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution

Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10

Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda

MEDAN, galasibot.co.id – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan tajam. Kali ini, pengamat anggaran senior, Elfanda Ananda, secara tegas mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara program tersebut guna melakukan evaluasi komprehensif dari hulu ke hilir.
Ditemui di Medan, Jumat (5/6/2026), Elfanda menyoroti bahwa tata kelola keuangan dalam program strategis ini masih jauh dari standar akuntabilitas yang diharapkan publik.
“Solusinya bukan sekadar mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Yang mendesak adalah evaluasi menyeluruh, mulai dari teknis pelaksanaan, asas manfaat, hingga mitigasi risiko seperti kasus keracunan makanan yang belakangan marak terjadi,” ujar Elfanda kepada wartawan *galasibot.co.id*.
Sebagai pakar kebijakan publik yang dikenal vokal dalam mengawal kasus korupsi di Sumatera Utara, Elfanda menilai bahwa transparansi anggaran program MBG saat ini masih sebatas angka di atas kertas.
Celah Korupsi dan Lemahnya Pengawasan
Elfanda mengkritik keras ketimpangan antara besarnya anggaran program dengan minimnya alokasi untuk sektor pengawasan. Menurutnya, lembaga otoritas seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan auditor internal seolah tidak diberikan ruang dan insentif yang memadai.
“Ini titik lemahnya. Anggarannya fantastis, tapi pengawasan tidak didukung kekuasaan dan anggaran yang sebanding. Akibatnya, tata kelola di BGN menjadi sangat rendah dan rawan menjadi ‘lahan basah’ korupsi baru,” tegasnya.
Ia pun menyoroti sejumlah pos pengadaan di BGN yang dinilai sarat pemborosan, mulai dari kendaraan dinas hingga atribut operasional yang rentan mengalami *markup*. Kuatnya intervensi dari pusat dinilai menciptakan pola penyalahgunaan wewenang secara masif di tingkat daerah yang seolah kebal hukum.
Praktik Kronisme dan Intimidasi di Sekolah
Dari dimensi ekonomi, Elfanda menilai program MBG gagal menggerakkan ekonomi kerakyatan. Rantai pasok justru disinyalir dikuasai oleh pemain besar, alih-alih memberdayakan UMKM atau produsen lokal.
“Yang diuntungkan justru grosir besar. Ruang kompetisi yang sehat tidak ada, dan praktik kronisme terlihat jelas dalam penentuan mitra penyedia,” ungkapnya.
Lebih jauh, Elfanda membongkar adanya kejanggalan dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara penyedia jasa dengan pihak sekolah yang dinilai sangat represif.
“Ada klausul yang melarang sekolah mempublikasikan masalah ke media. Bahkan, jika terjadi kasus keracunan, sekolah dipaksa menanggung beban sendiri. Ini kontrak yang sepihak dan tidak *fair*,” bongkar Elfanda.
Menutup pernyataannya, Elfanda merekomendasikan pemerintah untuk menjeda program ini guna melakukan pembenahan administrasi bisnis dan memastikan penentuan titik wilayah pelaksanaan dilakukan berbasis asas keadilan, bukan kepentingan kelompok tertentu.
L
elfanda-ananda-desak-evaluasi-total-program-makan-bergizi-gratis`
 Pengamat Anggaran Elfanda Ananda desak evaluasi total program MBG. Soroti potensi celah korupsi, lemahnya pengawasan BPOM, hingga praktik MoU sepihak yang membungkam sekolah.(*)
Source: Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: #Badan Gizi Nasional#Berita Medan#BGN#Elfanda Ananda#Korupsi Anggaran#Makan Bergizi Gratis#MBGEvaluasi Pemerintah
SendShareTweet
Kembali

Investasi Iman dan Karakter: Cerita di Balik Langkah Maruli Siahaan Akan Berangkatkan 13.000 Anak Sekolah Minggu Wisata Rohani

Lanjut

Dua Tahun Merawat Asa Lansia: Konsistensi YLMI dan Ketulusan yang Diapresiasi RE Nainggolan

Baca Juga

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution
Binjai

Jeritan Warga Langkat Tiga Pekan Krisis Air Akibat Longsor, Ini Respon Cepat Gubernur Bobby Nasution

12 September 2026
Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10
Ekonomi

Gebrakan Bobby Nasution di IMT-GT Ke-32: Gaet Investasi Lewat Forum Sumatera 10

12 September 2026
Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda
Medan

Walikota Medan: Munas BEM Politeknik di Medan Jadi Ajang Tempa Pemimpin Muda

12 September 2026
Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35 Persen Anggaran untuk Pembangunan Medan Utara
Medan

Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35 Persen Anggaran untuk Pembangunan Medan Utara

12 September 2026
Pemko Medan Benahi Drainase Marelan, 400 Meter U-Ditch Disiapkan untuk Atasi Banjir
Medan

Pemko Medan Benahi Drainase Marelan, 400 Meter U-Ditch Disiapkan untuk Atasi Banjir

12 September 2026
Transformasi Ekonomi Regional: IMT-GT Dituntut Hasilkan Investasi Nyata dan Kurangi Hambatan Batas
Ekonomi

Transformasi Ekonomi Regional: IMT-GT Dituntut Hasilkan Investasi Nyata dan Kurangi Hambatan Batas

12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In