MEDAN | galasibot.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesejahteraan sosial dengan menghadiri puncak Temu Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) di Balige, Kabupaten Toba, Kamis (2/7/2026).
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH., MH. diwakili Kepala Dinas Sosial Rambe M. Manalu. Kehadiran tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai ujung tombak pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Forum Nasional Perkuat Kolaborasi Pelayanan Sosial
Temu Nasional IPSM mempertemukan pengurus IPSM dari berbagai provinsi, kepala dinas sosial kabupaten dan kota, serta pegiat sosial dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus menyusun langkah bersama menghadapi tantangan kesejahteraan sosial yang semakin kompleks.
Selain memperingati usia ke-51 IPSM, kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial.
Turut hadir Wakil Bupati Toba Audy M. Sitorus, Ketua IPSM Nasional Andriansyah, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara Dr. Ilian Chandra Simbolon.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas, Abdul Muis, yang mewakili Menteri Sosial Republik Indonesia. Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengikuti kegiatan secara virtual.
PSM Menjadi Garda Terdepan Pelayanan Kemanusiaan
Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Pekerja Sosial Masyarakat memegang peran strategis dalam sistem perlindungan sosial nasional.
Menurutnya, para relawan sosial selama ini menjadi mata, telinga, sekaligus tangan pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.
PSM aktif mendampingi lanjut usia, penyandang disabilitas, anak terlantar, keluarga miskin, korban bencana, hingga kelompok rentan lainnya. Kehadiran mereka mempercepat penyaluran program sosial sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Menteri Sosial juga mengajak seluruh anggota IPSM menjaga semangat pengabdian, keikhlasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Ia menilai IPSM merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan sosial.
Bantuan Sosial Menjadi Bukti Kolaborasi
Rangkaian kegiatan tidak hanya berisi diskusi dan konsolidasi organisasi. Pemerintah juga menyerahkan berbagai bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selain itu, pemerintah menyerahkan alat bantu bagi penyandang disabilitas. PT Kalbe Farma turut memberikan donasi produk kesehatan senilai Rp700.053.500.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas sosial.
Pemkab Humbahas Siap Mengembangkan Praktik Baik
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Humbang Hasundutan, Rambe M. Manalu, mengatakan forum nasional tersebut memberikan banyak pengalaman dan inovasi yang dapat diterapkan di daerah.
Menurutnya, berbagai praktik baik dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial akan menjadi referensi penting bagi Pemkab Humbahas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas seluruh pilar sosial agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Pesan Bupati: Pertahankan Semangat Gotong Royong
Rambe M. Manalu juga menyampaikan pesan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH., MH., kepada seluruh Pekerja Sosial Masyarakat.
Bupati memberikan apresiasi atas dedikasi para relawan yang selama ini bekerja secara sukarela mendampingi masyarakat tanpa mengenal batas waktu.
Menurutnya, pengabdian para PSM telah menjadi kekuatan penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Karena itu, Bupati berharap seluruh PSM di Kabupaten Humbang Hasundutan terus meningkatkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta profesionalisme.
Dengan sinergi yang semakin kuat, pelayanan sosial diharapkan semakin inklusif, responsif, dan mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat yang membutuhkan.(*)










