
LANGKAT | Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, mengingatkan seluruh wartawan, khususnya di Sumatera Utara, agar tidak pernah terlibat dalam praktik membekingi (backing) kejahatan narkoba maupun perjudian. Menurutnya, integritas dan profesionalisme merupakan fondasi utama yang harus dijaga setiap insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pesan tegas tersebut disampaikan Munir saat memberikan sambutan pada Family Gathering PWI Sumut 2026 yang berlangsung di Jona Garden, Kabupaten Langkat, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota PWI Sumatera Utara bersama keluarga dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Dalam arahannya, Munir menegaskan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral sebagai pilar demokrasi dan pengawas sosial. Karena itu, ia meminta seluruh anggota PWI menjaga marwah profesi dengan menjauhkan diri dari segala bentuk praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik.
“Jangan pernah ada wartawan yang menjadi backing narkoba maupun judi. Wartawan harus berdiri di atas kepentingan masyarakat dan menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, serta berpegang teguh pada kode etik,” tegas Munir.
Ia menilai, keterlibatan oknum wartawan dalam aktivitas ilegal bukan hanya merusak nama baik pribadi, tetapi juga mencoreng citra organisasi PWI dan profesi jurnalistik secara keseluruhan.
Selain menyoroti pentingnya integritas, Munir juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tubuh PWI. Menurutnya, organisasi wartawan terbesar di Indonesia tersebut harus menjadi rumah bersama yang mampu merangkul seluruh anggotanya.
Sebagai bentuk komitmen memperkuat soliditas organisasi, Munir menyampaikan bahwa PWI Pusat memberikan dispensasi perpanjangan kartu keanggotaan bagi anggota yang masa berlakunya telah habis. Kebijakan tersebut diberikan dengan persyaratan yang mudah agar seluruh anggota tetap dapat aktif dalam organisasi.
“Kita ingin semua kembali bersatu dalam wadah PWI. Tidak ada yang ditinggalkan. Semua akan dirangkul demi membangun organisasi yang semakin kuat dan solid,” ujarnya.
Family Gathering PWI Sumut 2026 sendiri menjadi salah satu agenda kebersamaan yang digelar menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik. Kegiatan ini diikuti anggota PWI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara bersama keluarga masing-masing.
Selain menjadi ajang rekreasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas antaranggota, serta membangun komunikasi yang lebih harmonis di lingkungan organisasi.
Pesan Ketua Umum PWI Pusat mengenai pentingnya menjaga integritas wartawan dan memperkokoh persatuan organisasi menjadi salah satu poin utama yang mewarnai Family Gathering tahun ini. Harapannya, seluruh insan pers di Sumatera Utara semakin profesional, beretika, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi jurnalistik.(*)










