Humbahas | galasibot.co.id – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Humbang Hasundutan tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah. Kegiatan tahun ini juga menjadi momentum membangun kesadaran hidup sehat dan meningkatkan budaya literasi bagi peserta didik baru.
Pembekalan pola hidup sehat berlangsung di MAN Humbang Hasundutan, Rabu (15/7/2026). UPTD Puskesmas Matiti memimpin kegiatan sebagai bagian dari edukasi kesehatan remaja sejak dini.
Program tersebut menunjukkan sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Kesehatan Menjadi Modal Meraih Prestasi
Kepala UPTD Puskesmas Matiti, Hertati Nababan, SKM., MKM., menjelaskan bahwa tenaga kesehatan memberikan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan selama menempuh pendidikan.
Materi meliputi kebersihan diri, konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Selain itu, para siswa mendapat pemahaman mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai kebiasaan yang harus diterapkan setiap hari.
Menurut Hertati, pola hidup sehat akan membantu peserta didik menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan konsentrasi selama belajar.
Edukasi Remaja Bangun Kebiasaan Positif
Masa remaja menjadi fase penting dalam pembentukan karakter dan gaya hidup.
Karena itu, edukasi kesehatan sejak awal masa sekolah dinilai mampu mencegah berbagai perilaku yang berisiko terhadap kesehatan.
Melalui pembekalan tersebut, para siswa diharapkan memahami bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang.
Dengan tubuh yang sehat, mereka memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik.
Bupati Titipkan Buku untuk Tingkatkan Literasi
Selain menerima pembekalan kesehatan, peserta didik baru juga menerima titipan buku dari Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH.
Bantuan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam meningkatkan budaya membaca di kalangan pelajar.
Pemerintah berharap buku-buku tersebut mampu menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, dan mendorong semangat belajar generasi muda.
Literasi yang kuat dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja pada masa depan.
Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan
Kolaborasi antara Puskesmas Matiti, MAN Humbang Hasundutan, dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi contoh pendekatan pembangunan sumber daya manusia yang menyeluruh.
Pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat, disiplin, dan karakter peserta didik.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Humbang Hasundutan yang produktif, tangguh, dan memiliki daya saing.
Sekolah Apresiasi Dukungan Pemerintah
Kepala MAN Humbang Hasundutan, Tarmizi, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbang Hasundutan atas perhatian yang diberikan kepada sekolah.
Ia menilai dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, bantuan buku akan mendorong peserta didik semakin gemar membaca dan memiliki semangat belajar yang lebih tinggi.
Tarmizi berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor kesehatan terus berlanjut demi menciptakan generasi Humbang Hasundutan yang sehat, cerdas, berprestasi, dan berkarakter.(*)










