Binjai | galasibot.co.id – Pemerintah Kota Binjai kembali menggelar Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) secara serentak di seluruh kecamatan, Jumat (17/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya gotong royong sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Wali Kota Binjai, Drs. Amir Hamzah, MAP, memimpin langsung kegiatan yang melibatkan organisasi perangkat daerah, aparatur kecamatan, aparatur kelurahan, dan masyarakat.
Aksi gotong royong dimulai pukul 07.30 WIB di titik kumpul masing-masing kecamatan. Selanjutnya, peserta bergerak membersihkan lokasi yang menjadi prioritas, seperti bahu jalan, drainase, trotoar, dan sempadan sungai.
Gotong Royong Jadi Identitas Kota
Dalam arahannya, Wali Kota Amir Hamzah menegaskan bahwa gotong royong merupakan warisan bangsa yang harus terus dijaga.
Menurutnya, nilai kebersamaan dan kepedulian menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang sehat dan berkualitas.
“Gotong royong merupakan jati diri bangsa Indonesia yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu harus terus kita pelihara,” ujar Amir Hamzah.
Ia menilai kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Aparatur Diminta Menjadi Teladan
Amir Hamzah mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat akan lebih mudah terwujud jika diawali dengan keteladanan dari aparatur pemerintah.
“Saya mengajak seluruh peserta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Ia berharap semangat tersebut dapat mendorong masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Aksi Serentak di Lima Kecamatan
Gerakan ASRI dilaksanakan dengan sasaran berbeda di setiap kecamatan sesuai kebutuhan wilayah.
Di Kecamatan Binjai Barat, peserta membersihkan bahu Jalan Gatot Subroto mulai Simpang Jalan Kedondong hingga Simpang Jalan Pertanian di Kelurahan Limau Mungkur.
Kecamatan Binjai Kota memusatkan kegiatan pada pembersihan sempadan sungai di bawah Taman Puja Sera. Selain itu, peserta membersihkan parit dan trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Sudirman, dan Jalan Pattimura.
Di Kecamatan Binjai Utara, gotong royong berlangsung di sekitar Kantor Lurah Jati Negara beserta lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Kecamatan Binjai Timur melaksanakan aksi bersih-bersih di Jalan Cut Nyak Dhien, tepatnya di depan Sekolah An Naas, Kelurahan Tanah Tinggi.
Adapun Kecamatan Binjai Selatan membersihkan Jalan Samanhudi Lingkungan I, Kelurahan Bhakti Karya hingga perbatasan Lingkungan XIII, Kelurahan Binjai Estate.
ASRI Bangun Kota yang Sehat dan Tertata
Program ASRI tidak hanya berorientasi pada kebersihan sesaat.
Pemerintah Kota Binjai menjadikan kegiatan tersebut sebagai gerakan berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
Lingkungan yang bersih akan mengurangi risiko banjir akibat saluran tersumbat, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan memperindah wajah kota.
Selain itu, kawasan yang tertata juga dapat meningkatkan kenyamanan warga serta memperkuat daya tarik investasi dan pariwisata daerah.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan Gerakan ASRI bergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota Binjai terus mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan budaya gotong royong sebagai bagian dari identitas daerah.
Melalui gerakan tersebut, Kota Binjai diharapkan mampu menjadi kota yang lebih bersih, sehat, tertata, dan memiliki kualitas lingkungan yang semakin baik bagi seluruh warganya.(*)










