TAPSEL | galasibot.co.id – Harapan warga Kelurahan Bangun Purba kini mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Aramco di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, mencatat progres signifikan.
Hingga Rabu, 12 Agustus 2026, fisik bangunan telah mencapai 80 persen. Tim pekerja fokus merampungkan tahap plesteran dan acian akhir.
Solusi Akses Transportasi Warga
Infrastruktur baru ini memiliki panjang 7 meter dan lebar 4 meter. Pemerintah dan TNI membangunnya karena jembatan lama sudah tidak layak pakai.
Kondisi jembatan lama mengancam keselamatan pengendara dan pejalan kaki. Kehadiran jembatan pengganti ini mempermudah mobilitas harian warga sekitar.
Aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kini mendapat jaminan akses yang lebih aman. Warga tidak lagi cemas saat melintasi jalur penghubung tersebut.
Bagian Program Strategis Nasional
Proyek vital ini merupakan bagian dari program pembangunan jembatan dari Presiden RI Prabowo Subianto. TNI Angkatan Darat mengawal langsung realisasi program tersebut di lapangan.
TNI berkomitmen menghadirkan sarana publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Wilayah terpencil dan perdesaan menjadi prioritas utama pemerataan pembangunan.
Semangat Gotong Royong TNI dan Rakyat
Personel Koramil 11/Batang Angkola turun tangan bahu-membahu bersama tukang lokal. Kolaborasi ini mencerminkan tradisi gotong royong yang kuat di tengah masyarakat.
Kehadiran aparat TNI mempercepat proses pengerjaan fisik di lokasi. Target penyelesaian jembatan bisa tercapai tepat waktu agar segera berfungsi optimal.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan kepedulian TNI terhadap persoalan wilayah. Pembangunan ini membuktikan kemanunggalan TNI bersama rakyat.
“Kami berharap jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” ujar Kolonel Inf Sandy.
Akses warga kini menjadi lebih aman. Seluruh aktivitas harian masyarakat dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga








