Medan I galasibit.co.id Direktur Urusan Agama Katolik Kementerian Agama Salman Habeahan mendorong perguruan tinggi Katolik memperkuat perannya mencetak SDM unggul.
Dorongan itu disampaikan Salman dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka Wisuda Sarjana dan Magister Periode II Tahun Akademik 2025/2026.
Menurut Salman, pengembangan SDM berkualitas menjadi salah satu kunci meraih peluang Indonesia Emas 2045.
Ia mengaitkan agenda tersebut dengan visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Riset Harus Terhubung dengan Industri
Salman menilai perguruan tinggi menghadapi tantangan untuk menghasilkan pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat.
Karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat penelitian berbasis riset.
Hasil penelitian diharapkan menghasilkan knowledge spillover yang mendukung sektor industri dan perekonomian nasional.
Pendekatan tersebut menempatkan kampus bukan hanya sebagai pusat pendidikan.
Perguruan tinggi juga berperan sebagai bagian dari ekosistem pengembangan pengetahuan dan sumber daya manusia.
Akademik Harus Berjalan Bersama Nilai
Salman juga menekankan pentingnya tata kelola dan tata nilai dalam pengembangan perguruan tinggi Katolik.
Menurutnya, keunggulan kampus tidak cukup diukur dari aspek akademik, akreditasi, dan penguasaan teknologi.
Perguruan tinggi Katolik juga perlu mempertahankan karakter, moral, dan keunggulan berbasis nilai Kristiani.
Ia merujuk pada dokumen Gereja Gravissimum Educationis dan Ex Corde Ecclesiae.
Salman juga mengaitkannya dengan hasil KOSDIK II KWI 2026.
Ia menekankan bahwa pendidikan harus memanusiakan manusia dan tidak tercerabut dari akar spiritualitasnya.
Dosen Diminta Menjadi Teladan
Dalam pandangannya, dosen memiliki posisi penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik dan teladan.
Keteladanan tersebut mencakup moral, kejujuran akademik, dan rasa keadilan.
Nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk lulusan yang mampu menghadapi dinamika masyarakat.
Pesan untuk Para Wisudawan
Salman mengajak para wisudawan membawa integritas dan empati dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat Omnibus Omnia, yang dimaknai sebagai menjadi segalanya bagi semua orang.
Semangat tersebut diharapkan hadir dalam ruang pengabdian para lulusan di tengah masyarakat yang beragam.
Salman mengapresiasi civitas academica Unika Santo Thomas Medan atas kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Rektor Prof. Maidin Gultom dalam mengembangkan institusi pendidikan tersebut.
Salman berharap para lulusan mampu menjadi pribadi unggul, humanis, berbudaya, dan berintegritas.
Nilai tersebut diharapkan menjadi bekal para lulusan dalam mengisi kemerdekaan dan berkontribusi bagi masyarakat.










