Medan | galasibot.co.id — Penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Kota Medan mendapat apresiasi luas. Event sub-regional terbesar ini menandai kebangkitan diplomasi ekonomi strategis di tingkat provinsi.
Peran Sentral Gubernur Sumut dalam IMT-GT
Tokoh masyarakat sekaligus sesepuh birokrat Sumut, RE Nainggolan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution. Kepemimpinan Bobby dinilai menjadi faktor sentral yang sukses membawa kembali ajang internasional tersebut ke tanah Sumut.
RE Nainggolan menilai dedikasi serta visi internasional sang gubernur berhasil meyakinkan negara-negara tetangga. Melalui gerak cepat tersebut, forum kerja sama regional yang sempat meredup kini kembali hidup dan menunjukkan progres nyata.
Menghidupkan Kembali Ruang Kolaborasi Regional
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara periode 2008–2010 ini menggarisbawahi bahwa forum IMT-GT sempat kehilangan tajinya di daerah. Namun, di tangan dingin Bobby Nasution, marwah kerja sama regional tersebut berhasil dihidupkan kembali.
Ia memuji ritme kerja yang dinamis, taktis, dan responsif dari kepemimpinan sang gubernur. Komunikasi lintas sektor serta kemampuan eksekusi yang kuat membuat Sumatera Utara kembali diperhitungkan di kancah regional.
Selaras dengan Tema Disertasi Doktor
Selain itu, keberhasilan ini dinilai sejalan dengan topik disertasi program doktoral Bobby Nasution di Universitas Sumatera Utara. Disertasi tersebut secara spesifik mengangkat tema pentingnya kerja sama antardaerah.
Menurut RE Nainggolan, pembangunan tidak akan pernah berhasil tanpa adanya koordinasi yang erat. Ia mengibaratkan sinergi ini seperti tarian daerah yang menuntut irama selaras demi hasil terbaik.
Harapan dan Implementasi Nyata ke Depan
RE Nainggolan berharap seluruh kesepakatan ekonomi dalam forum IMT-GT ke-32 segera terimplementasi. Sinergi bersama sepuluh gubernur se-Sumatera ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










