BINJAI I galasibot.co.id – Dalam upaya mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Binjai Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Dinas Perpustakaan Kota Binjai, Senin (11/5/2026).
Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Putri Syawal Br Sembiring, hadir untuk membuka acara yang mengusung tema “Bertutur Ceria Lestarikan Budaya: Menanamkan Kecintaan Literasi dan Kearifan Lokal pada Generasi Emas Bangsa”.
Membentuk Karakter Melalui Cerita Rakyat
Dalam sambutannya, Putri Syawal menekankan bahwa kemampuan bertutur bukan sekadar seni berbicara, melainkan keterampilan krusial dalam membentuk kepercayaan diri anak. Melalui lomba ini, anak-anak diajak mendalami nilai-nilai luhur dari cerita rakyat dan legenda yang kaya akan pesan moral.
“Lomba bertutur bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya lokal maupun nasional sejak dini. Anak-anak belajar menyampaikan gagasan dengan baik dan berani tampil di depan umum,” ungkap Putri Syawal.
Beliau juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan, melainkan fokus pada proses belajar dan keberanian berekspresi.
Komitmen Literasi Dinas Perpustakaan
Kegiatan ini merupakan langkah nyata dari Dinas Perpustakaan Kota Binjai untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Binjai, khususnya dalam membudayakan kebiasaan membaca dan literasi di tingkat sekolah dasar.
Kepala Dinas Perpustakaan Kota Binjai, Iman Siswanto, S.Sos, melaporkan bahwa lomba ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan siswa-siswi kelas IV dan V SD/MI, baik negeri maupun swasta. Ajang kreativitas ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 11 hingga 13 Mei 2026.
Sinergi Memajukan Pendidikan
Pembukaan acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran Kepala OPD se-Kota Binjai, kepala sekolah, serta guru pendamping. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi kuat dalam mendukung ekosistem literasi yang inklusif di Kota Binjai.
Diharapkan, melalui momentum ini, pelajar SD/MI di Binjai semakin terpacu untuk menggali potensi diri dan menjaga kelestarian budaya tutur yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.






