• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Julianus Sitanggang : Dulu Bupati Samosir Berjanji Pupuk Gratis, Sekarang Pupuk Subsidi Susah Didapat

admin
31 Agustus 2022
/ Ekonomi, Sumut
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Samosir I galasibot.co.id

Petani di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara mengeluh akibat dari kekosongan pupuk subsidi. Diduga penyaluran pupuk subsidi kepada kelompok tani tidak terbuka, sehingga penyaluran tidak merata. Juga Pemkab Samosir dinilai terkesan “tutup mata,”.

Baca Juga

Wagubsu Surya Lantik 188 Pejabat Pemprov Sumut, Tekankan Kolaborasi dan Integritas

Kuliner Nusantara dengan Konsep Berbeda Hadir di Medan, Zakiyuddin Harahap Beri Apresiasi

Peringatan HUT ke-81 TNI di Mako Kodaeral I Belawan Berlangsung Khidmat, Tekankan Pentingnya Soliditas dan Kemanunggalan

Penyaluran pupuk subsidi tersedia melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) namun stoknya terbatas dan tidak mencukupi kebutuhan para petani. Sehingga janji bupati Samosir yang pernah mengatakan pupuk gratis hanya janji belaka saja.

Sebagaimana termaktub dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2022 ada persyaratan bagi petani yang mendapatkan pupuk subsidi tersebut, membuat petani mulai kehilangan kesempatan untuk mendapat jatah pupuk subsidi. Sedangkan untuk beli pupuk nonsubsidi harganya mahal.

Julianus Sitanggang, petani asal Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan menjelaskan bahwa dia dengan petani yang lain sangat membutuhkan pupuk subsidi tersebut.

“Tanaman padi kami saat ini, membutuhkan pupuk. Namun pupuk subsidi tidak bisa kami dapatkan,” ujarnya.

Menurutnya, menggunakan pupuk nonsubsidi, biaya produksi yang dikeluarkan para petani meningkat, dampaknya pendapatan petani berkurang.

“Di pasaran, semua jenis pupuk non subsidi mengalami kenaikan harga, ditambah jenis pupuk phonska langka di pasaran, dan harga obat-obat pertanian melambung tinggi,” imbuhnya.

Dianya telah menyampaikan hal tersebut kepada distributor pupuk di Samosir dan ingin menyampaikan secara langsung kepada bupati Samosir.

“Dulu pak bupati berjanji pupuk gratis. Sementara sekarang pupuk subsidi saja susah kami dapatkan,”kelakarnya.

Sementara distributor resmi pupuk di Samosir, CV. Jo. Parlambasan, Silaen menjelaskan bahwa permohonan pupuk petani melalui RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok Tani) sangat tinggi, sementara yang dialokasikan dari pemerintah pusat hanya sekitar 20 persen dari pengajuan.

Dengan terbitnya Permentan, terjadi pembatasan subsidi hanya untuk 9 komoditas.

“Saat ini pupuk yang disubsidi pemerintah hanya Urea dan NPK Phonska. 2 jenis pupuk bersubsidi hanya untuk 9 komoditas sebagaimana diatur oleh Permentan. Pengajuan pupuk bersubsidi berdasarkan E-RDKK untuk jenis pupuk Phonska sekitar 21.000 ton, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 4.458 ton,” jelas Silaen

Menurutnya, pengajuan pupuk bersubsidi berdasarkan E-RDKK untuk jenis pupuk urea sekitar 8.000 ton, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 4.830 ton.

“Saat ini pupuk yang sudah terserap ke petani di 9 kecamatan, jenis urea 4.104 ton dan NPK Phonska 4.175 ton. Kami dari distributor sudah mengajukan penambahan alokasi melalui dinas pertanian sebanyak 1.000 ton untuk NPK phonska dan 400 ton urea” ujarnya.

Silaen melanjutkan, bahwa pihaknya telah menyurati Dinas Pertanian. Dan Dinas Pertanian kabupaten akan meneruskan ke provinsi, dan dari provinsi ke Kementan yang memohon bantuan agar cepat terealisasi. Agar petani Samosir bisa mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya.

Menurut Silaen khusus kecamatan Pangururan, ada masalah di pembuatan RDKK. Dalam RDKK yang di buat oleh penyuluh (PPL) tidak dibuatkan spesifik komoditasnya,ujarnya.

Dalam RDKK dibuat “Tanaman Pangan Lainnya,”. Sejak terbit permentan nomor 10 dan dibatasi komoditasnya oleh Kementan. “Tanaman Pangan Lainnya” tidak masuk dalam daftar 9 komoditas.

Distributor sudah sampaikan ke Dinas Pertanian Samosir agar meneruskan keluhan di kecamatan Pangururan kepada Kementan. Bukan PPL yang bermasalah. Tapi sistem E-RDKK pada saat PPL menginput di sistem. Saya sudah pernah bawa beberapa perwakilan petani/kelompok tani audiensi ke dinas pertanian untuk mempertanyakan masalah RDKK di Kecamatan Pangururan.

“Dan saya sudah koordinasi ke Komisi 2 DPRD Kabupaten Samosir. Kiranya dapat dipercepat oleh kementerian pertanian. Di Kecamatan Pangururan sudah 2 bulan pupuk tidak berjalan setelah terbit Permentan no 10 tahun 2022. Di kecamatan Harian komoditasnya kentang, jadi tidak mendapat subsidi” jelasnya.

Ketika ditanya apakah jika dinas memperbaiki RDKK yang telah diinput, pupuk akan segera dibagikan, Silaen menjelaskan jika alokasi masih tersedia, pupuk pasti segera di distribusikan.

Sementara Asisten Perekonomian yang juga sebagai Penjabat Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang ketika dikonfirmasi wartawan terkait kalangkaan pupuk mengatakan bahwa pihaknya sudah mengarahkan Dinas Ketapang Pertanian untuk memfasilitasi kelompok tani dalam pembuatan pupuk organik.

Pelaksana Tugas Kadis Ketapang Pertanian Tumiur Gultom ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp terkait penyebab kesalahan menginput data RDKK namun tidak ada perbaikan oleh dinas Ketapang Pertanian, dan bagaimana dinas akan merealisasikan janji bupati Samosir untuk pupuk gratis sementara pupuk subsidi saja bermasalah, sampai bwrita ini diterbitkan Tiur Gultom tidak memberikan jawaban.

Sementara Kabid Prasarana Sarana Pertanian dan Kesiapan Lahan, Jaminton Marpaung ketika dikonfirmasi juga tidak memberikan jawaban. (TIM)

SendShareTweet
Kembali

Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli, Sat Samapta Polresta Deli Serdang Laksanakan Patroli Stasioner

Lanjut

Kapolresta Deli Serdang Hadiri Kick Off GNPIP Sumut

Baca Juga

Wagubsu Surya Lantik 188 Pejabat Pemprov Sumut, Tekankan Kolaborasi dan Integritas
News

Wagubsu Surya Lantik 188 Pejabat Pemprov Sumut, Tekankan Kolaborasi dan Integritas

5 Oktober 2026
Kuliner Nusantara dengan Konsep Berbeda Hadir di Medan, Zakiyuddin Harahap Beri Apresiasi
Ekonomi

Kuliner Nusantara dengan Konsep Berbeda Hadir di Medan, Zakiyuddin Harahap Beri Apresiasi

5 Oktober 2026
Peringatan HUT ke-81 TNI di Mako Kodaeral I Belawan Berlangsung Khidmat, Tekankan Pentingnya Soliditas dan Kemanunggalan
Nasional

Peringatan HUT ke-81 TNI di Mako Kodaeral I Belawan Berlangsung Khidmat, Tekankan Pentingnya Soliditas dan Kemanunggalan

5 Oktober 2026
Pemprov Sumut Bersama Komisi VIII DPR RI Komitmen Perkuat Haji 2027
News

Pemprov Sumut Bersama Komisi VIII DPR RI Komitmen Perkuat Haji 2027

4 Oktober 2026
Bansos Sumut dan Masalah Desil: 13.702 Keluarga Terima Bantuan, Bagaimana dengan Warga yang Merasa Layak tetapi Tak Terdata?
Medan

Bansos Sumut dan Masalah Desil: 13.702 Keluarga Terima Bantuan, Bagaimana dengan Warga yang Merasa Layak tetapi Tak Terdata?

4 Oktober 2026
Dorong Inklusi dan Daya Saing Bisnis Difabelpreneur, Asuransi Astra Gelar UMKM BERDAYA Awards 2026
Ekonomi

Dorong Inklusi dan Daya Saing Bisnis Difabelpreneur, Asuransi Astra Gelar UMKM BERDAYA Awards 2026

2 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Diminta Jaga Kredibilitas APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In