• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Julianus Sitanggang : Dulu Bupati Samosir Berjanji Pupuk Gratis, Sekarang Pupuk Subsidi Susah Didapat

admin
31 Agustus 2022
/ Ekonomi, Sumut
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Samosir I galasibot.co.id

Petani di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara mengeluh akibat dari kekosongan pupuk subsidi. Diduga penyaluran pupuk subsidi kepada kelompok tani tidak terbuka, sehingga penyaluran tidak merata. Juga Pemkab Samosir dinilai terkesan “tutup mata,”.

Baca Juga

Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Anak Dini di Hari Indonesia Menabung 2026

Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Medan

Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata dan Kolaborasi

Penyaluran pupuk subsidi tersedia melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) namun stoknya terbatas dan tidak mencukupi kebutuhan para petani. Sehingga janji bupati Samosir yang pernah mengatakan pupuk gratis hanya janji belaka saja.

Sebagaimana termaktub dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2022 ada persyaratan bagi petani yang mendapatkan pupuk subsidi tersebut, membuat petani mulai kehilangan kesempatan untuk mendapat jatah pupuk subsidi. Sedangkan untuk beli pupuk nonsubsidi harganya mahal.

Julianus Sitanggang, petani asal Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan menjelaskan bahwa dia dengan petani yang lain sangat membutuhkan pupuk subsidi tersebut.

“Tanaman padi kami saat ini, membutuhkan pupuk. Namun pupuk subsidi tidak bisa kami dapatkan,” ujarnya.

Menurutnya, menggunakan pupuk nonsubsidi, biaya produksi yang dikeluarkan para petani meningkat, dampaknya pendapatan petani berkurang.

“Di pasaran, semua jenis pupuk non subsidi mengalami kenaikan harga, ditambah jenis pupuk phonska langka di pasaran, dan harga obat-obat pertanian melambung tinggi,” imbuhnya.

Dianya telah menyampaikan hal tersebut kepada distributor pupuk di Samosir dan ingin menyampaikan secara langsung kepada bupati Samosir.

“Dulu pak bupati berjanji pupuk gratis. Sementara sekarang pupuk subsidi saja susah kami dapatkan,”kelakarnya.

Sementara distributor resmi pupuk di Samosir, CV. Jo. Parlambasan, Silaen menjelaskan bahwa permohonan pupuk petani melalui RDKK (Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok Tani) sangat tinggi, sementara yang dialokasikan dari pemerintah pusat hanya sekitar 20 persen dari pengajuan.

Dengan terbitnya Permentan, terjadi pembatasan subsidi hanya untuk 9 komoditas.

“Saat ini pupuk yang disubsidi pemerintah hanya Urea dan NPK Phonska. 2 jenis pupuk bersubsidi hanya untuk 9 komoditas sebagaimana diatur oleh Permentan. Pengajuan pupuk bersubsidi berdasarkan E-RDKK untuk jenis pupuk Phonska sekitar 21.000 ton, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 4.458 ton,” jelas Silaen

Menurutnya, pengajuan pupuk bersubsidi berdasarkan E-RDKK untuk jenis pupuk urea sekitar 8.000 ton, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 4.830 ton.

“Saat ini pupuk yang sudah terserap ke petani di 9 kecamatan, jenis urea 4.104 ton dan NPK Phonska 4.175 ton. Kami dari distributor sudah mengajukan penambahan alokasi melalui dinas pertanian sebanyak 1.000 ton untuk NPK phonska dan 400 ton urea” ujarnya.

Silaen melanjutkan, bahwa pihaknya telah menyurati Dinas Pertanian. Dan Dinas Pertanian kabupaten akan meneruskan ke provinsi, dan dari provinsi ke Kementan yang memohon bantuan agar cepat terealisasi. Agar petani Samosir bisa mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya.

Menurut Silaen khusus kecamatan Pangururan, ada masalah di pembuatan RDKK. Dalam RDKK yang di buat oleh penyuluh (PPL) tidak dibuatkan spesifik komoditasnya,ujarnya.

Dalam RDKK dibuat “Tanaman Pangan Lainnya,”. Sejak terbit permentan nomor 10 dan dibatasi komoditasnya oleh Kementan. “Tanaman Pangan Lainnya” tidak masuk dalam daftar 9 komoditas.

Distributor sudah sampaikan ke Dinas Pertanian Samosir agar meneruskan keluhan di kecamatan Pangururan kepada Kementan. Bukan PPL yang bermasalah. Tapi sistem E-RDKK pada saat PPL menginput di sistem. Saya sudah pernah bawa beberapa perwakilan petani/kelompok tani audiensi ke dinas pertanian untuk mempertanyakan masalah RDKK di Kecamatan Pangururan.

“Dan saya sudah koordinasi ke Komisi 2 DPRD Kabupaten Samosir. Kiranya dapat dipercepat oleh kementerian pertanian. Di Kecamatan Pangururan sudah 2 bulan pupuk tidak berjalan setelah terbit Permentan no 10 tahun 2022. Di kecamatan Harian komoditasnya kentang, jadi tidak mendapat subsidi” jelasnya.

Ketika ditanya apakah jika dinas memperbaiki RDKK yang telah diinput, pupuk akan segera dibagikan, Silaen menjelaskan jika alokasi masih tersedia, pupuk pasti segera di distribusikan.

Sementara Asisten Perekonomian yang juga sebagai Penjabat Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang ketika dikonfirmasi wartawan terkait kalangkaan pupuk mengatakan bahwa pihaknya sudah mengarahkan Dinas Ketapang Pertanian untuk memfasilitasi kelompok tani dalam pembuatan pupuk organik.

Pelaksana Tugas Kadis Ketapang Pertanian Tumiur Gultom ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp terkait penyebab kesalahan menginput data RDKK namun tidak ada perbaikan oleh dinas Ketapang Pertanian, dan bagaimana dinas akan merealisasikan janji bupati Samosir untuk pupuk gratis sementara pupuk subsidi saja bermasalah, sampai bwrita ini diterbitkan Tiur Gultom tidak memberikan jawaban.

Sementara Kabid Prasarana Sarana Pertanian dan Kesiapan Lahan, Jaminton Marpaung ketika dikonfirmasi juga tidak memberikan jawaban. (TIM)

SendShareTweet
Kembali

Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli, Sat Samapta Polresta Deli Serdang Laksanakan Patroli Stasioner

Lanjut

Kapolresta Deli Serdang Hadiri Kick Off GNPIP Sumut

Baca Juga

Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Anak Dini di Hari Indonesia Menabung 2026
Sumut

Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Anak Dini di Hari Indonesia Menabung 2026

19 Agustus 2026
Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Medan
Ekonomi

Gallery Mustika Deli Resmi Dibuka, Jadi Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Medan

19 Agustus 2026
Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata dan Kolaborasi
Sumut

Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata dan Kolaborasi

19 Agustus 2026
DWP Sumut Ajak Anggota Tingkatkan Kapasitas dan Kepedulian Sosial
Sumut

DWP Sumut Ajak Anggota Tingkatkan Kapasitas dan Kepedulian Sosial

19 Agustus 2026
Gubernur Bobby Nasution Bersama Forkopimda Ikuti Detik-detik Proklamasi Secara Virtual
Sumut

Gubernur Bobby Nasution Bersama Forkopimda Ikuti Detik-detik Proklamasi Secara Virtual

17 Agustus 2026
Gubernur Bobby Nasution: Kendalikan Inflasi dan Pemerataan Pembangunan Wujud Isi Kemerdekaan
Ekonomi

Gubernur Bobby Nasution: Kendalikan Inflasi dan Pemerataan Pembangunan Wujud Isi Kemerdekaan

17 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THE PRINT Gelar Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics dan Prabowonomics Summit 2026 di JICC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In