MEDAN I galasibot.co.id — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kota Medan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penertiban aset daerah secara konkret dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (24/8/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen bersama para wakil ketua serta dihadiri oleh jajaran eksekutif, termasuk Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dan Pj Sekda Erfin Fahrurrazi.
Instruksi Tegas untuk Sekda dan OPD
Rico meminta Sekretaris Daerah bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)—khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)—agar tidak bekerja secara parsial. Seluruh rekomendasi dewan wajib disikapi secara serius dan mendalam.
-
Optimalisasi PAD: Pemerintah kota fokus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah guna mengejar target fiskal yang telah ditetapkan.
-
Penertiban Aset: Pengelolaan barang milik daerah didorong agar lebih produktif, memiliki kejelasan status hukum, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Capaian Pajak Daerah dan Temuan Pansus
Dalam rapat yang sama, Rico memaparkan realisasi penerimaan pajak daerah yang mencapai 52,78 persen secara keseluruhan. Beberapa sektor menunjukkan progres positif, seperti pajak restoran dan hiburan, yang terus dioptimalkan hingga akhir tahun anggaran.
Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Medan melalui Wakil Ketua Zulkarnaen menyampaikan sejumlah catatan penting. Pansus menyoroti adanya potensi kebocoran PAD, kendala regulasi, ketidakpatuhan wajib pajak, serta perlunya audit kinerja terhadap OPD pengelola pendapatan agar keuangan daerah terselamatkan secara optimal.(*)










