TARUTUNG I galasibot.co.id – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si, menegaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan investasi jangka panjang paling vital bagi masa depan daerah. Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara utama (keynote speaker) dalam Seminar Nasional dan FGD bertajuk “Strategi Mempersiapkan SDM Berkualitas Demi Menyongsong Generasi Emas Tapanuli Utara 2045” di Aula Mini IAKN Tarutung, Rabu (6/5/2026).
Di hadapan para mahasiswa GMNI, BEM Kristiani, dan akademisi, Bupati JTP mengungkapkan rasa bangganya terhadap kaum intelektual muda yang ia sebut sebagai aset mandiri untuk kemajuan kabupaten.
Filosofi ‘Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au’
Bupati JTP menekankan bahwa tingginya semangat pendidikan di Tapanuli Utara berakar dari nilai budaya yang sangat kuat. “Bagi orang Batak, pendidikan adalah segalanya. Filosofi ‘Anakkon hi do hamoraon di au’ (Anak adalah kekayaan paling berharga) menjadi landasan utama mengapa niat masyarakat kita untuk bersekolah sangat tinggi,” ujar Bupati JTP.
Beliau juga menambahkan bahwa data menunjukkan sarjana terbanyak di Indonesia berasal dari etnis Batak, yang menjadi modal sosial besar bagi pembangunan daerah.
Tiga Pilar Strategi Pembangunan SDM
Dalam paparannya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menjalankan tiga strategi besar untuk mencetak generasi unggul:
-
Fondasi Akademik (TAPAMAJUMA): Fokus pada penguatan literasi dan numerasi dasar bagi pelajar.
-
Karakter & Ekologi (SAITAPAIAS & TABIR): Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, disiplin, dan sehat tanpa rokok.
-
Tata Kelola & Eksekusi: Menitikberatkan pada kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas serta membuka akses bagi siswa berprestasi menuju sekolah-sekolah unggulan.
Hasil Nyata: Tembus Sekolah Elit hingga Internasional
Strategi ini terbukti membuahkan hasil signifikan. Hingga saat ini, tercatat 62 putra-putri terbaik Tapanuli Utara berhasil menembus sekolah elit nasional seperti SMA Unggul Del, Taruna Nusantara, SMA Negeri 2 Balige (Soposurung), hingga SMA Unggulan Matauli Pandan. Bahkan, beberapa siswa telah meraih beasiswa di universitas internasional di Texas (Amerika Serikat) dan Rusia.
“Pemerintah tidak boleh hanya menunggu prestasi muncul secara kebetulan. Kita harus aktif membangun fondasi, karakter, dan tata kelola yang prima. Pendidikan bermutu adalah hak semua masyarakat secara adil dan merata,” tegas JTP.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari keluarga hingga mahasiswa, untuk bersinergi mengawal peta jalan pendidikan ini demi mewujudkan Tapanuli Utara yang mandiri pangan dan sejahtera melalui kualitas manusianya.(*)











