• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Ekonomi

Ketua DPW UKM/IKM Nusantara, Binsar Simatupang: “Hanya 10% Koperasi di Sumut yang Dikelola dengan Manajemen Terbuka dan Transparan”

Redaksi Galasibot.co.id
14 Februari 2025
/ Ekonomi, News
0 0
0
Ketua DPW UKM/IKM Nusantara, Binsar Simatupang: “Hanya 10% Koperasi di Sumut yang Dikelola dengan Manajemen Terbuka dan Transparan”

Binsar Simatupang

Share on FacebookShare on Twitter

Medan I galasibot.co.id

 

Baca Juga

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian

Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) UKM IKM Nusantara, Binsar Simatupang, menyatakan bahwa meskipun ada sekitar 17.000 koperasi di Provinsi Sumatera Utara, hanya sekitar 10% yang dikelola dengan manajemen yang terbuka, transparan, dan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Hal ini menjadi salah satu tantangan besar dalam meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian daerah.

 

Menurut Binsar,kepada wartawan, Kamis (13/2/2025) bahwa koperasi seharusnya memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian bangsa, sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945. Namun, banyak koperasi yang tidak dapat berkembang sesuai dengan harapan, karena tidak dikelola dengan prinsip-prinsip yang benar. “Dulu banyak koperasi yang dibentuk dengan harapan mendapatkan bantuan. Namun, ini justru menjadi kesalahan kaprah, karena para pendiri koperasi tersebut tidak memahami dengan baik apa itu koperasi dan bagaimana cara mengelolanya,” ujar Binsar.

 

Salah satu penyebab mengapa hanya 10% koperasi yang dapat dikelola dengan baik, lanjut Binsar, adalah kurangnya pemahaman tentang visi dan misi koperasi itu sendiri. “Koperasi adalah wadah yang seharusnya bisa mensejahterakan anggotanya, bukan sekadar menjadi tempat untuk mengumpulkan dana tanpa ada manfaat yang jelas,” tambahnya. Banyak koperasi yang beroperasi tanpa visi yang jelas, bahkan ada yang memiliki modus tertentu yang merugikan anggotanya.

 

Binsar juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan secara berkala untuk pengurus koperasi. “Pendidikan yang terus-menerus sangat diperlukan untuk para pengurus dan anggota koperasi, baik dalam hal pengelolaan keuangan, pengawasan, maupun pengembangan usaha. Koperasi harus transparan dan mengikuti perkembangan teknologi digital, agar bisa mengelola usaha secara lebih inovatif,” ungkapnya.

 

Selain itu, Binsar juga menyoroti masalah pengawasan yang masih minim. Pengurus dan pengawas koperasi harus memiliki ilmu dan pemahaman yang seimbang, agar dapat berfungsi secara proaktif dalam mengelola koperasi. “Pengawasan yang lemah menjadi salah satu faktor penyebab koperasi tidak berkembang dengan baik. Dinas Koperasi di tingkat kabupaten dan kota harus memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan koperasi berjalan dengan baik dan sesuai aturan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Binsar juga mencatat bahwa meskipun ada koperasi yang beroperasi di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota, namun tidak semua koperasi mendapatkan pembinaan dan pendampingan yang maksimal dari pihak yang berwenang. “Dinas Koperasi harus turun tangan dan memastikan bahwa setiap koperasi terdaftar dan mendapat pembinaan yang layak. Kita harus memastikan koperasi bisa beroperasi dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Binsar mengusulkan solusi berupa pengelolaan koperasi yang lebih modern, dengan mengadopsi teknologi digital dan sistem keuangan yang inovatif. “Koperasi harus bisa memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pengelolaan dan memberikan transparansi kepada anggotanya. Pengelolaan yang baik dan inovatif akan meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap koperasi,” tandasnya.

 

Dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah dan pembinaan yang lebih intensif, Binsar berharap koperasi di Sumatera Utara dapat berkembang dengan baik, memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.(*)

Source: Penulis : Wilfrid Sinaga
Via: Editor : Baldwin
Tags: anajemen Terbuka dan Transparan"Ketua DPW UKM/IKM NusantaraKoperasi
SendShareTweet
Kembali

Pemkab Pakpak Bharat Gelar FGD Penyusunan Publikasi “Pakpak Bharat Dalam Angka” 2025

Lanjut

Personel Unit Intel Kodim 0209 Labuhanbatu  Amankan Pengedar Sabu di Perkebunan Kelapa Sawit

Baca Juga

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian
Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmi Jalin Kerja Sama Sektor Pertanian

20 Juni 2026
Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau
News

Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

20 Juni 2026
Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka
Budaya

Dekapan Hangat KH Fathulloh dan Romo Damianus di Banyuwangi: Ikthtiar Merawat Toleransi yang Kian Langka

16 Juni 2026
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah
Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

15 Juni 2026
Menjaga Denyut Ekonomi di Tengah Gejolak Global: Mengapa Inflasi Sumut Masih Perkasa?
Ekonomi

Menjaga Denyut Ekonomi di Tengah Gejolak Global: Mengapa Inflasi Sumut Masih Perkasa?

12 Juni 2026
Menjaga Aroma Kopi Dairi di Tengah Gempuran Perubahan Iklim Lewat Genggaman Digital
Ekonomi

Menjaga Aroma Kopi Dairi di Tengah Gempuran Perubahan Iklim Lewat Genggaman Digital

10 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Provinsi Tapanuli Tinggal Ketok Palu? DPR RI Desak Kemendagri Rampungkan Aturan Pemekaran Daerah!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Sumut Terjunkan Petugas Serentak ke Pelosok Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usut Tuntas! Punguan Silauraja Indonesia Desak Keadilan atas Kematian Jaka Malau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beredar Informasi Yang Membawa Kontraktor Proyek Sihapilis dan Huta Ginjang Samosir Adalah “OB”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen TNI Purn MJP Hutagaol Nilai Peninjauan Moratorium Provinsi Tapanuli Langkah Strategis dalam Prabowonomics Summit 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In