MEDAN I galasibot.co.id— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan memastikan kualitas udara di wilayahnya terus terpantau secara berkala melalui pengoperasian tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang aktif selama 24 jam penuh. Berdasarkan data pemantauan pada Selasa (22/9/2026), kualitas udara di sejumlah titik Kota Medan berada pada kategori Baik hingga Sedang.
Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana, menjelaskan bahwa ketiga stasiun pemantauan tersebut berlokasi strategis di Kecamatan Medan Johor, Medan Deli, dan Medan Sunggal. Seluruh perangkat terhubung langsung dengan sistem Kementerian Lingkungan Hidup sehingga masyarakat dapat mengaksesnya secara real-time melalui laman resmi
www.ispu.kemenlh.go.id.“Stasiun pemantauan ini beroperasi nonstop selama 24 jam untuk memantau kualitas udara. Data kualitas udara ini bisa diakses masyarakat secara terbuka dan diperbarui secara langsung,” ujar Melvi saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026) malam.
Parameter dan Kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU)
Berdasarkan hasil pemantauan harian, stasiun AQMS di Medan Johor mencatatkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada kategori Baik. Sementara itu, stasiun di kawasan Medan Deli dan Medan Sunggal mencatat angka pada rentang kategori Baik hingga Sedang.
Pemantauan ketat ini mencakup berbagai parameter pencemar udara, terutama partikulat halus seperti PM2,5 (berdiameter di bawah 2,5 mikrometer) yang dapat menembus hingga ke paru-paru, serta PM10 yang berdampak pada saluran pernapasan.
Dalam standar ISPU, kualitas udara dibagi ke dalam lima kategori utama:
-
Baik (1–50): Tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia.
-
Sedang (51–100): Masih dapat diterima oleh kesehatan masyarakat umum.
-
Tidak Sehat hingga Berbahaya (101–301+): Menunjukkan peningkatan risiko kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.
Melalui keterbukaan informasi ini, Pemko Medan berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai panduan kesehatan sebelum merencanakan berbagai aktivitas di luar ruangan.(*)
Source:
Penulis berita : Wilfrid Sinaga










