DELISERDANG | galasibot.co .id — Stasiun Klimatologi Kelas 1 Sumatera Utara Sampali, Deli Serdang, resmi meluncurkan Buletin Iklim untuk bulan Oktober 2026. Publikasi ini memuat analisis dinamika atmosfer, peta curah hujan, hingga prakiraan potensi rawan banjir untuk mendukung sektor pertanian dan pembangunan daerah.
Kepala Stasiun BMKG Sampali Deli Serdang, Wahyudin, S.P., M.I.Kom., menyatakan bahwa buletin tersebut menyajikan ringkasan komprehensif mengenai kondisi iklim terkini. Dokumen ini juga merangkum prakiraan cuaca hingga tiga bulan ke depan bagi seluruh wilayah Sumatera Utara.
“Buletin informasi iklim ini disusun berdasarkan data hujan hasil pengamatan dari UPT BMKG dan pos hujan kerja sama di seluruh wilayah Sumatera Utara,” ujar Wahyudin, Rabu (28/10/2026).
Rincian Prakiraan Curah Hujan Tiga Bulan
Berdasarkan buletin tersebut, peta curah hujan di Sumatera Utara untuk periode November 2026 hingga Januari 2027 bervariasi dengan kategori menengah hingga tinggi:
-
Bulan November 2026: Curah hujan umumnya berkisar antara 151–500 mm. Sebanyak 23,0% wilayah mengalami sifat hujan Bawah Normal (BN), 69,7% Normal (N), dan 7,3% Atas Normal (AN). Tingkat ketersediaan air bagi tanaman secara umum berada pada kategori cukup.
-
Bulan Desember 2026: Curah hujan berada pada kisaran 151–500 mm. Wilayah dengan sifat hujan Bawah Normal (BN) tercatat 5,7%, Normal (N) mencapai 74,6%, dan Atas Normal (AN) sebesar 19,7%.
-
Bulan Januari 2027: Curah hujan berkisar antara 101–500 mm. Sebanyak 70,5% daerah mengalami sifat hujan Bawah Normal (BN), 27,0% Normal (N), dan 2,5% Atas Normal (AN).
Peringatan Dini dan Manfaat Data
Selain curah hujan, buletin ini memuat analisis indeks kekeringan dan kebasahan. Informasi tersebut berfungsi sebagai peringatan dini untuk mendeteksi awal maupun akhir fenomena kekeringan serta potensi rawan banjir.
Pihak Stasiun Klimatologi Sumut berharap data ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai pihak, khususnya para pelaku sektor pertanian. Wahyudin juga menyampaikan apresiasi kepada para pengamat di pos-pos hujan dan Pos Meteorologi Pertanian Khusus (PMPK) yang konsisten membantu pengiriman data.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pengamatan serta pengiriman data iklim. Semoga buletin ini bermanfaat menunjang pembangunan di berbagai bidang,” pungkasnya.(*)










