Medan | galasibot.co.id
Peringatan Hari Tri Suci Waisak di Vihara Maha Manggala, Jalan Karya, Medan, menjadi momen reflektif sekaligus inspiratif dalam pembangunan Kota Medan. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pariwisata Odi Anggia Batubara, menegaskan bahwa nilai-nilai universal Waisak memberi semangat baru dalam menciptakan kota yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Vihara Maha Manggala, Ramis, disampaikan bahwa semangat Waisak menjadi fondasi penguatan pelayanan publik—mulai dari peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, ruang terbuka hijau, hingga sistem transportasi publik yang terintegrasi.
“Semua bertujuan menghadirkan Kota Medan yang layak dihuni semua golongan,” ujar Odi. Ia menambahkan bahwa peringatan Waisak bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan juga pemicu sinergi antara pembangunan fisik dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, ajaran Waisak yang mengedepankan welas asih, disiplin batin, dan ketulusan merupakan nilai-nilai yang sejalan dengan transformasi Medan menuju kota yang humanis, energik, dan berbudaya.
Kota Medan, lanjutnya, adalah rumah bagi keberagaman dan toleransi. Di kota ini, berbagai agama dan budaya hidup berdampingan dengan damai. “Toleransi bukan hanya semboyan, melainkan napas keseharian warga Medan. Ini sejalan dengan tagline kita: Medan untuk Semua,” pungkasnya.(*)











