• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

OOCRV vs VOC : Kolonialisme Gaya Baru yang Mengancam Kedaulatan Negara Indonesia

Redaksi Galasibot.co.id
2 Januari 2025
/ Opini
0 0
0
OCCRP :Kolonialisme Gaya Baru yang Mengancam Kedaulatan Negara Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) mengklaim dirinya sebagai entitas yang berjuang untuk memberantas korupsi dan kejahatan terorganisir di berbagai belahan dunia. Namun, di balik klaim mulia tersebut, terdapat praktik yang lebih menyerupai bentuk kolonialisme gaya baru. Dengan agenda yang menyasar stabilitas politik dan ekonomi Indonesia, OCCRP melakukan intervensi eksternal yang mengandalkan media lokal untuk mengungkapkan skandal atau ketidakteraturan yang berpotensi merusak reputasi pemerintah dan elit lokal.

Pendekatan yang digunakan oleh OCCRP tampaknya mengingatkan kita pada sejarah kolonialisme yang dipraktikkan oleh VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) ketika memasuki Nusantara pada abad ke-17. Seperti VOC yang mencoba mengacaukan pemerintahan kerajaan-kerajaan lokal dan mengganti pemimpin yang tidak bersedia bekerja sama dengan kepentingan dagang mereka, OCCRP pun menggulirkan narasi yang bisa menciptakan ketegangan politik. Tak jarang, narasi-narasi ini bertujuan untuk menggoyahkan stabilitas politik Indonesia, bahkan memicu kerusuhan yang dapat merusak tatanan ekonomi dan politik yang ada.

Baca Juga

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial

Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal

Politik pecah belah yang diterapkan VOC, yang dikenal dengan istilah divide et impera, tampaknya menjadi model bagi pendekatan OCCRP. Melalui investigasi-investigasi yang mereka lakukan, OCCRP berusaha menyingkap kelemahan struktural yang ada, dengan tujuan untuk melemahkan kedaulatan negara-negara Indonesia. Setiap laporan yang dilontarkan oleh OCCRP berpotensi mengungkapkan sisi rapuh dalam pemerintahan yang akhirnya menjadi bahan untuk mengancam ketahanan politik negara.

Ironisnya, elit lokal yang memiliki agenda sejalan dengan kepentingan asing, justru menyambut baik tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh OCCRP. Mereka dengan cepat mencoba melegitimasi temuan-temuan tersebut, tanpa mempertimbangkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan terhadap kemandirian Indonesia. Dalam hal ini, OCCRP lebih dari sekadar agen pemberantasan korupsi. Mereka telah bertransformasi menjadi instrumen kolonialisme modern yang mengancam kedaulatan Indonesia, membuka jalan bagi dominasi asing yang berpotensi merusak identitas dan kemerdekaan negara ini.

Dalam konteks ini, perlu untuk bertanya: Apakah OCCRP benar-benar berjuang untuk keadilan, ataukah mereka merupakan bagian dari agenda yang lebih besar untuk merongrong kedaulatan Indonesia dan untuk memuluskan jalan kolonialis gaya baru dalam mengeksloitasi tambang di Indonesia?.(*)

Tags: Kolonialime Gaya BaruOCCRP
SendShareTweet
Kembali

Kodam I/Bukit Barisan Dukung Polda Sumut Gelar Patroli Anti Kejahatan Jalanan di Kota Medan

Lanjut

Polres Binjai Gelar Upacara Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2025

Baca Juga

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset
Opini

Memiskinkan Kejahatan vs Menjaga Keadilan: Menakar Arah RUU Perampasan Aset

1 September 2026
156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial
Opini

156 Juta Pengguna Medsos Indonesia: Saatnya Menata Kembali Etika Bermedia Sosial

29 Agustus 2026
Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal
Opini

Rekonstruksi Tekstual: Menakar Fakta dan Varian Ungkapan Parhatian Sibola Timbang vs So Ra Monggal

27 Agustus 2026
Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB
Opini

Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

25 Agustus 2026
Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah
Opini

Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

24 Agustus 2026
Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan
Opini

Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

22 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In