Oleh : Pangihutan Sinaga
Dengan waktu sebulan, tim Satgas TMMD ke-115 Kodim 0210/TU Tahun Anggaran 2022 telah menuntaskan pembukaan jalan sepanjang 1200 meter dengan lebar 8 (delapan meter) dan bangunan pendukung lainnya yaitu; dua unit jembatan darurat, Tembok Penahan Tanah (TPT atau dalam bahasa teknik bangunan disebut dyk sepanjang 500 (lima ratus meter), pembagian jamban dan kegiatan non fisik, dengan anggaran 1,8 miliar.
Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-115 Tahun 2022 di Desa Hasinggaan, ditandai dengan pemukulan gondang didampingi oleh Dandim 0210/TU Letkol Inf. Hari Sandra, Wakil Ketua DPRD Pantas M. Sinaga, Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Tampubolon, Wakapolres Samosir Kompol TL. Tobing disela-sela Upacara Pembukaan yang digelar di Tulas, Kecamatan Sianjur Mulamula, Selasa (11/10).
Kodim 0210/TU Letkol.Inf . Hari Sandra, Danrem 023 Kol.Inf. Dodi Try Winarto, Bupati Samosir Vandiko T gultom dan Anggota DPRD Samosir Parluhutan Samosir saat pengguntungan pita menjelang penutupan kegiatan TMMD ke-115 Kodim 0210/TU di Desa Hasinggaan. (dok. Pangihutan Sinaga)
Setelah sebulan berjalan kegiatan pembukaan jalan di Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir TMMD Ke-115 Kodim 0210/TU sesuai jadwal yang direncanakan, Rabu (9/11/2022) secara resmi dibubarkan oleh Danrem Korem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Dodi Try Winarto resmi bubarkan Satgas.
Acara pembubaran Satgas tersebut dirangkai dengan doa bersama,upacara TNI sebagaimana lazimnya dan laporan Dansatgas TMMD ke-155 Kodim 0210/TU. Kol.Inf Hari Sandra.
Kol.Inf Hari Sandra dalam laporannya menerangkan “Kegiatan TMMD Ke-115 di Desa Hasinggaan Tahun Anggaran 2022 ini telah selesai dilaksanakan, baik pekerjaan fisik maupun non fisik, ungkapnya.
Dandim 0210/TU itu juga menyampaikan, adapun kegiatan fisik Pembukaan jalan sepanjang 1,2 dengan lebar 8 meter, pembangunan TPT sepanjang 500 meter, pembuatan gorong-gorong 5 (lima) unit, dan Pembuatan jembatan darurat 2 (dua) unit, sudah 100 persen, tambahnya.
Selanjutnya Hari Sandara mengatakan “Untuk kegiatan non fisik, yakni; kegiatan non fisik ada sembilan berupa; penyuluhan Wawasan Nusantara, penyuluhan PPBN, penyuluhan hukum, penyuluhan narkoba, penyuluhan perekonomian, penyuluhan Ketapang, penyuluhan KB Kesehatan, penyuluhan kesehatan, dan penyuluhan stunting, Posyandu dan Posbindu, sudah 100 persen, ucapnya.
Juga disampaikannya, laporan ini sebagai tanggung jawab Satgas TMMD ke-115 dalam melaksanakan kegiatan fisik maupun non fisik tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.
Menanggapi laporan Dansatgas TMMD ke-115, Danrem Korem 023/Kawal Samudera Kol.Inf. Dodi Try Winarto menyampaikan, kemanunggalan TNI bersama masyarakat mendukung pemerintah membangun, tentu atas dukungan dari Pemkab Samosir, dalam hal ini pak Bupati, DPRD Samosir, pungkasnya.
Dodi juga menambahkan, kepada masyarakat Desa Hasinggaan menyampaikan pesan agar merawat jalan yang sudah dibuka supaya bisa lama dimanfaatkan. Karena tanpa perawatan jalan ini tidak lama bertahan, imbuhnya.

Prajurit TNI yang sudah bergumul membuka jalan sepanjang 1,2 kilometer itu selama 23 hari penuh, tetap setia dengan semangat prajurit petarung teritorial yang dicintai rakyat. Sebagaimana semboyan yang dimiliki Korem 023/Kawal Samudera “ “ Pantang Surut Diterjang Gelombang ” mempunyai arti dan nilai – nilai kejuangan dan semangat pengorbanan prajurit di dalam mengemban tugas sebagai Pengaman dan Pembela Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik
“Kita fokus di empat titik, yakni finishing jembatan darurat, pengemalan DIK (TPT), pemasangan batu dan semenisasi DIK (TPT), kemudian plesteran DIK (TPT),” ujar Peltu Laurimba beberapa waktu lalu saat berbincang-bincang dengan penulis.
Menurutnya, setiap hari sebelum melaksanakan kegiatan, Satgas TMMD Reguler ke-115 tahun 2022 Kodim 0210/TU, melaksanakan apel pagi di lokasi kegiatan TMMD di Desa Hasinggaan. Seperti apel pagi di hari itu Peltu Laurimba memotivasi dan memacu seluruh prajurit untuk tetap semangat bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dan menghindari kesalahan di lapangan, selalu menjalin kerja sama dan komunikasi serta memperhatikan faktor keamanan.
Tak kalah penting, setiap personil Satgas juga dihimbau agar berperilaku baik, tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Dandim 0210/TU Letkol Inf Hari Sandra selaku Dansatgas TMMD ke-115 di Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir melaporkan, pembukaan jalan 1,2 kilometer akan tuntas sebelum penutupan TMMD pada 9 November 2022 mendatang. Dan terbukti kegiatan TMMD itu tuntas sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
“Emak-emak warga Desa Hasinggaan Ikut Bergotong Royong”
Sgeetiap hari selama kegiatan TMMD ke-115 Kodim 0210/TU Tahun Anggaran 2022 ada warga Desa Hasinggaan yang ikut bergotong royong bersama Tim Satgas TNI-PLRI.
Salah seorang warga, Mak Lenti Boru Tamba (58) mengatakan, “ Kami ibu-ibu yang sudah tua juga ikut loh bergotong royong bersama tentara ini, supaya jalan kami cepat selesai,” kata Mak Lenti.
Ditambahkannya, kalau bisa kami bermohonlah kepada pemerintah supaya pembukaan dan pembangunan jalan ke desa Hasinggaan ini berlanjut, kalau hanya dibuka saja jalan ini tidak berlanjut pembangunannya kan cepat rusak,” ujarnya.

“Bukan hanya bergotong royong kami ikut, kami juga warga Desa Hasinggaan secara bergantian tanpa diminta menyediakan makanan ringan seperti ubi rebus, kopi dan teh untuk diminum di lokasi pekerjaan. Semua tentara-tentara yang ikut bekerja selalu santun dan ramah menyapa warga desa manakala berpapasan di jalan,” kata Mak Lenti.
Hal yang sama juga disampaikan warga lain, Ompu. Rumondang Boru Gurning (70), “ Kiranya pemerintah melanjutkan pembangunan ini, dari Desa Bonan Dolok belum layak dilewati,” ungkapnya.
Kami ibu-ibu Desa ini sejak dimulai kegiatan TMMD ini ada yang sudah tiga kali, bahkan ada yang empat kali ikut gotong royong, tua muda semua hampir tiap hari ada masyarakat yang ikut bersama tentara-tentara membangun jalan ini, kata nenek yang sudah memiliki cucu enam belas orang tersebut.
“Kegiatan TMMD ke-115 Kodim 0210/TU Bukan Hanya Pembanguna Fisik”
Selain pembangunan fisik kegiatan SAtgas TMMD Kodim 02/10 TU itu ada juga kegiatan non fisik berupa; penyuluhan Wawasan Nusantara, penyuluhan PPBN, penyuluhan hukum, penyuluhan narkoba, penyuluhan perekonomian, penyuluhan Ketapang, penyuluhan KB Kesehatan, penyuluhan kesehatan, dan penyuluhan stunting, Posyandu dan Posbindu. Kegiatan non fisik tersebut dilaksanakan seminggu terakhir dari jadwal yang direncanakan. Tanpa menggangggu kegiatan fisik.
Banyak hal yang disampaikan Tim Sagtagas TMMD ke-115 ke masyarakat Desa Hasinggaan, salah satunya inplemntasi wawasan kebangsaan dan semangat gotong royong bersama warga tak kalah penting dari pembangunan fisik.
*TMMD ke-115 Wujudkan Impian Warga Desa Hasinggaan”
Kebutuhan warga yang mayoritas petani di Hasinggaan adalah memasarkan produk hasil pertaniannya. Selama ini petani memilih kapal motor ataupun perahu kecil untuk membawa komoditi pertanian ke daerah lain untuk dijual, soalnya selama ini jalan satu-satunya mustahil dilewati kendaraan bermotor.
Namun, sebentar lagi kerinduan warga untuk tebebas dari keterisoliran akan menjadi kenyataan. Saking rindunya, masyarakat sampai rela melepas tanah miliknya ketika TNI menetapkan Desa Hasinggaan sebagai sasaran TMMD ke-115.
Seorang nenek renta berusia 85 tahun warga Hasinggaan Oppung Tarbiga boru Sagala baru-baru ini bercerita betapa senangnya dirinya dan warga kampung itu dengan adanya program TMMD yang membuka jalan baru.
“Untuk antar dusun saja, kami harus jalan kaki, begitu jalan ini dibuka oleh tentara, sudah bisa naik sepeda motor,” ungkapnya.

Ungkapan sang nenek diamini warga lainnya, Mokan Sinaga (66), warga rela melepas tanah miliknya untuk pembukaan jalan.“Kami di sini, dijadwal secara bergilir untuk gotong-royong bersama TNI-Polri, agar pembukaan jalan ini cepat selesai,” kata Sinaga serius.
Menurutnya, jika akses jalan darat terbuka, maka masyarakat akan semakin bersemangat bekerja.“Sehingga meningkatkan perekonomian kami di Hasinggaan ini,” tuturnya di sela kerja bakti bersama Satgas TMMD ke-115 Kodim 0210/TU.
“Dalam Melaksanakan Kegiatan, Tim Satgas TMMD ke-115 Hujan Tak Jadi Penghalang”
Tampak beberapa anggota Satgas TMMD di lokasi diantaranya, Lettu Inf. Julianto, Pasiter Letda Inf. Rizal Napitupulu dan Babinsa Elia Sardes Baringin, bersama personil lainnya dengan semangat sedang memasang dyk dan drainase.
Cuaca dingin dan hembusan angina bahkan hujan gerimis tidak jadi penghalang bagi Tim Satgas TMMD dalam melakanakan kegiatan pembanunan jalan di Desa Hasinggaan, bahkan ada anggota yang terluka akibat tergelincir.
Kerja bakti atau bergotong royong bersama masyarakat, Tim Satgas TTMD melakukan kebersihan lingkungan difokuskan pada sasaran pembersihan jalan yang telah di tumbuhi rumput liar dan banyak sampah.
“Aparat TNI dan masyarakat tampak kompak dan antusias, untuk membersihkan sampah serta memotong rumput di tepi jalan, agar menjadi bersih rapi dan aman dilalui masyarakat,”
Menurut Peltu L. Nainggolan kegiatan itu untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, juga agar warga masyarakat terhindar dari timbulnya banyak penyakit mengingat sudah masuk musim penghujan.
“Mudah-mudahan dengan kerja bakti ini banyak manfaatnya, mulai dari segi pencegahan terhadap penyakit, di sisi lain halaman jadi bersih dan rapi,” ungkap dia.
Dijelaskan, melalui TMMD di Desa Hasinggaan, terjalin silaturahmi antara Perangkat Desa, masyarakat dan Satgas.
“Kita tidak hanya fokus pada program fisik, tapi aktif melakukan edukasi kesehatan dan membangun semangat gotong-royong,” kata Nainggolan.

Ketika melakukan pengawasan dan evaluasi (Wasev) pelaksanaan TMMD ke-115 di Desa Hasinggaan, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Wadan Pusterad), Mayjen TNI Ilyas Alamsyah Harahap, harus naik sepeda motor di lokasi pembukaan jalan sepanjang 1,2 kilometer, Jumat (28/19/2022).
Sebagai Ketua Tim Wasev, jenderal bintang dua itu tampak akrab berbaur dengan warga setempat, sambil sesekali memuji keindahan panorama alam Kabupaten Samosir. “Daerah ini sangat indah, tadi kawan kawan nelpon, saya bilang sedang di Samosir dan barusan naik kapal di tengah Danau Toba,” ujarnya.
Ada momen yang menarik perhatian warga Hasinggaan, ketika sang jenderal menyampaikan sambutannya di Posko TMMD ke-115, ketika hujan mulai turun.
Mayjen TNI Ilyas Alamsyah mengatakan, bahwa sudah datang hujan berkah. “Ini hujan berkah,” sebutnya yang diamini masyarakat setempat.
“Amin,” sebut warga beramai-ramai kegirangan, arena memang sudah sebulan ini daerah Hasinggaan tak diguyur hujan.
Yang menjadi pusat perhatian, ketika sang jenderal akan dipayungi anak buahnya, terlihat Mayjen TNI Ilyas Alamsyah menolak halus. Dari gestur tubuhnya seolah-olah dia ingin mengatakan bahwa hujan itu merupakan berkah, bukan penghalang untuk melakukan pengabdian bagi nusa dan bangsa. Momen itu bagi masyarakat menjadi pelajaran berharga. Soalnya sang jenderal bisa menunjukkan sikap sederhana.
Kemudian ia menegaskan lagi, bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di wilayah Teritorial Kodim 0210/TU, selain mengerjakan fisik, juga mewujudkan penguatan interaksi sosial antara TNI dan masyarakat.
“Ada Babinsa yang jarang hadir di sini? Kalau ada laporkan, kita harus menyatu dengan masyarakat,” imbuhnya lagi.Kemanunggalan TNI dengan rakyat, katanya adalah hal utama yang harus diwujudkan, selain menyasar pembukaan jalan sepanjang 1,2 kilometer yang didambakan warga Hasinggaan. (*)










