Simalungun I galasibot.co.id
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simalungun Periode 2024-2027 melaksanakan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sugiarto, SE, didampingi Wakil Ketua DPRD Bona Uli Rajagukguk, SH, pada Senin (19/5/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPRD Simalungun dan membahas sejumlah isu strategis, termasuk peningkatan kreativitas pemuda dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Ketua DPD KNPI Simalungun, Sabar Sirait, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Ketua DPRD. Dalam pertemuan itu, Sabar memperkenalkan kepengurusan baru KNPI dan menyampaikan berbagai program kerja yang akan dijalankan selama periode kepemimpinan 2024–2027.
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan program kerja dan membangun kolaborasi. Salah satu perhatian kami adalah peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah dan mendorong serapan tenaga kerja lokal,” kata Sabar Sirait.
Ia menyoroti kondisi saat ini, di mana banyak perusahaan di Kabupaten Simalungun, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Sabar menegaskan pentingnya perhatian pemerintah agar perusahaan-perusahaan tersebut mengutamakan warga lokal.
“Masih banyak anak muda Simalungun yang belum memiliki pekerjaan. Kami siap memfasilitasi pelatihan tenaga kerja, terutama non-skill, agar siap masuk ke dunia kerja,” ujarnya.
Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, SE, yang akrab disapa Anto BD, mengapresiasi kedatangan dan inisiatif DPD KNPI. Ia menyambut baik aspirasi yang disampaikan terkait ketenagakerjaan dan pemuda.
“Kami mendukung gagasan-gagasan dari KNPI. Masalah serapan tenaga kerja lokal, terutama di KEK Sei Mangkei, akan menjadi perhatian kami di DPRD, dan ini bisa disampaikan ke Komisi 4 DPRD yang membidangi ketenagakerjaan,” jelas Sugiarto.
Selain itu, ia mendorong peran aktif KNPI dalam menangkal bahaya narkoba di kalangan pemuda. Ia berharap organisasi kepemudaan seperti KNPI dapat menjadi motor penggerak kegiatan kreatif dan positif di tengah masyarakat.
“KNPI harus menjadi garda depan dalam membangun karakter generasi muda, baik melalui pendidikan informal, pelatihan, hingga kegiatan sosial yang positif,” tutupnya.(*)











