• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Uskup Padang Hadiri Pertemuan IRRIKA di KBRI Vatikan

Redaksi
24 November 2023
/ News
0 0
0
Uskup Padang Hadiri Pertemuan IRRIKA di KBRI Vatikan
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK, Sebut Perkaranya Kriminalisasi

Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis untuk Mempercepat Evakuasi Korban Ledakan Perumahan Grand Polonia

Wali Kota Medan Benahi Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli demi Kepastian Hukum Masyarakat

Roma | galasibot co.id
Uskup Keuskupan Padang Mgr Vitus R Solichin, SX, menghadiri pertemuan perkenalan Duta Besar LBBP Takhta Suci Vatikan Michael Trias Kuncahyono dengan para rohaniwan-rohaniwati yang berada di Roma. Pertemuan diselenggarakan di KBRI Takhta Suci Vatikan di Roma pada akhir pekan lalu, Sabtu (18/11/2023).
Tak kurang dari 150 rohaniwan-rohaniwati yang tergabung dalam Ikatan Rohaniwan Rohaniwati Indonesia di Kota Abadi Roma (IRRIKA). Saat ini tercatat ada 1568 rohawan-rohaniwati Indonesia di Italia yang ada di berbagai kota.
Salah satu tanggung jawab KBRI Takhta Suci Vatikan adalah mengurusi mereka. Mereka ada yang sedang tugas belajar, ada yang berkarya (di bidang pendidikan, kesehatan, mengurusi panti jompo dan juga anak-anak yatim piatu), dan ada yang berkarya di Vatikan serta menjabat sebagai pimpinan ordo, konggregasi atau tarekat.
Hadir pula dalam pertemuan itu Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI Roma, Lefianna H. Ferdinandus dan beberapa stafnya, serta para anggota Dharma Wanita baik KBRI Takhta Suci maupun Roma.
*Menghadirkan Indonesia*
Dalam pesannya Uskup Vitus mengingatkan agar para rohaniwan-rohaniwati baik yang berkarya maupun belajar, benar-benar menghadirkan Indonesia, wajah Indonesia yang majemuk, yang cinta damai, dan yang toleran.
Dengan kata lain, para anggota IRRIKA harus benar-benar “100 persen Katolik, 100 persen Indonesia”, mengutip semboyan yang disampaikan Uskup Agung Semarang Mgr. Albertus Soegijapranata (1896-1963).
Soegijapranata, bagi umat Katolik Indonesia,  adalah tokoh yang sangat istimewa. Ia adalah Uskup Agung pribumi pertama di Indonesia (1940). Di bawah kepemimpinannya seluruh umat Katolik di Jawa menjadi pendukung dan pejuang Republik Indonesia yang masih belia.
Hal yang sama juga ditekankan oleh sesepuh IRRIKA,  Romo Agustinus Purnama Sastrawijaya MSF yang sekarang menjabat sebagai Superior Jenderal MSF (Pemimpin Umum Kongregasi MSF). Ia mengatakan, bahwa ke-Indonesiaan kita harus selalu melekat dalam diri kita dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, di manapun kita berada.
Dalam bahasa yang lain, Dubes Takhta Suci, mengatakan walau di negeri orang, kita harus tetap menjadi manusia Indonesia seutuhnya. Yakni yang jiwa raganya selalu mengedapankan kesetiakawanan dan solidaritas sosial yang tinggi tanpa harus mematikan hak-hak individu sesuai semangat demokrasi.
“Kita adalah satu keluarga. Keluarga Indonesia. Karena itu, jadikanlah KBRI ini sebagai rumah kita bersama. Rumah Indonesia yang kita banggakan,” katanya.
Apalagi, katanya, dalam Statuta IRRIKA secara jelas dinyatakan, bahwa paguyuban ini dibentuk sebagai wadah persaudaraan berdasarkan iman Katolik dan cinta tanah air.
Paguyuban IRRIKA dibentuk pada 13 Februari 1955, yang semula bernama IRIKA (Ikatan Romo-Romo Indonesia di Kota Abadi – Roma). Ketua pertama IRIKA adalah (yang kemudian menjadi Kardinal pertama Indonesia) Romo Yustinus Darmojuwono Pr.
Karena anggotanya semakin banyak dan bukan hanya para romo saja, tapi juga suster, frater, dan bruder, serta tersebar di berbagai kota di Italia, maka pada tahun 1986 namanya diubah menjadi IRRIKA.
Takhta Suci Vatikan adalah negara pertama di Eropa yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Pengakuan tersebut ditandai dengan pembukaan misi diplomatik Vatikan di Jakarta pada tingkat Apostolic Delegate (Delegasi Apostolik) 5 Juli 1947. Dan menunjuk Mgr. George de Jonghe D’ardoye, delagatus apostolic  pertama Vatikan untuk Republik Indonesia dan berkedudukan di Jakarta.
Pada 16 Maret 1950, Vatikan meresmikan Internunsiatur Apostolik. Hubungan resmi kedua negara terjalin sejak 25 Mei 1950. Status Internunsiatur Apostolic menjadi Nunsiatur Apostolik—yakni misi diplomatik tingkat tertinggi Takhta Suci pada 7 Desember 1966.
Vatikan menjadi entitas politik pertama di Eropa yang mengaku bahwa Indonesia sebagai negara yang merdeka. Vatikan juga merupakan salah satu dari lima negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia: Mesir (22 Maret 1946), India (2 September 1946), Suriah ( 2 Juli 1947), Vatikan (5 Juli 1947), dan Irak (16 Juli 1947).
Pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia oleh Vatikan dan terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vatikan, tidak lepas dari usaha serta jasa Mgr Albertus Soegijapranata.
Pada 18 Januari 1947, Mgr Soegijapranata mengirimkan surat ke Paus Pius XII. Ia menyampaikan kekejaman tentara Belanda di Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan, 17Agustus 1945.  Hasil dari diplomasi Mgr Soegijapranata itu, Vatikan mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia, 5 Juli1947.
Selain itu, Vatikan juga menggerakan hati umat Katolik di seluruh dunia untuk melakukan hal yang sama. Hal itu, berdampak ke masyarakat internasional.
Hingga saat ini, hubungan Vatikan-Indonesia terus tetap bertahan hangat dan semakin baik. Hubungan kedua negara harmonis meski mayoritas penduduk kedua negara menganut agama berbeda.
Bahkan, Presiden pertama RI, Soekarno, yang pernah empat kali mengunjungi Vatikan, menerima tiga medali sebagai tanda jasa dari Paus. Yang pertama diterima pada 13 Juni 1956 dari Paus Pius XII; yang kedua, pada 14 Mei 1959 dari Paus Yohanes XXIII; dan yang ketiga pada 12 Oktober 1964 dari Paus Paulus VI.
Pada kunjungan ketiga, bahkan Vatikan membuatkan perangko khusus untuk Bung Karno. Dan, dihadiahi cindera mata berupa lukisan mozaik Castel San Angelo Vatikan.
Selama ini, sudah dua Paus yang mengunjungi Indonesia: Paus Paulus VI mengunjungi Indonesia (3 Desember 1970) dan Paus Yohanes Paulus II (8-12 Oktober 1989).
Selain Bung Karno, presiden Indonesia yang pernah mengunjungi Vatikan adalah Presiden Soeharto (25 November 1972) bertemu Paus Paulus VI; Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur  (2000) dan Presiden Megawati Soekarnoputri (2002).(*)
SendShareTweet
Kembali

Pangdam I/BB Pastikan Pengamanan Aquabike Jetski World Championship 2023 Danau Toba 

Lanjut

Polda Sumut Turunkan Polisi Pariwisata untuk Pengamanan Aquabike Jetski World Danau Toba Championship

Baca Juga

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK, Sebut Perkaranya Kriminalisasi
News

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK, Sebut Perkaranya Kriminalisasi

25 Juli 2026
Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis untuk Mempercepat Evakuasi Korban Ledakan Perumahan Grand Polonia
News

Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Tim Medis untuk Mempercepat Evakuasi Korban Ledakan Perumahan Grand Polonia

24 Juli 2026
Wali Kota Medan Benahi Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli demi Kepastian Hukum Masyarakat
News

Wali Kota Medan Benahi Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli demi Kepastian Hukum Masyarakat

24 Juli 2026
Investasi Kesehatan Energi Sumut: PT PPSU dan Tiongkok Dorong Pembangunan
News

Investasi Kesehatan Energi Sumut: PT PPSU dan Tiongkok Dorong Pembangunan

24 Juli 2026
Perkuat Sinergitas dan Pengawasan WNA, Kapolres Pelabuhan Belawan Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan
News

Perkuat Sinergitas dan Pengawasan WNA, Kapolres Pelabuhan Belawan Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan

24 Juli 2026
Sidang Korupsi Bansos PENA Samosir di PN Medan: Keterangan Saksi Didengar, Massa Desak Pengusutan Aktor Lain
News

Sidang Korupsi Bansos PENA Samosir di PN Medan: Keterangan Saksi Didengar, Massa Desak Pengusutan Aktor Lain

24 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    Gubernur Banten Andra Soni Ajak Warga Dukung Felicia br Sihombing di The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Felicia Babak 6 Besar The Icon Indonesia SCTV: Mohon Dukungan untuk Rebut Tiket Top 5 Senin Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Difavoritkan Melaju ke Final, Inggris serta Spanyol Siap Beri Kejutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Raja Parhata Sedunia Resmi Dibentuk, Jaga Marwah Adat Batak di Era Globalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membanggakan, Felicia Sihombing Siap Guncang Panggung Top 5 The Icon Indonesia SCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luhut Panjaitan Tegaskan PT TPL Tidak Akan Beroperasi Lagi, Pemerintah Siapkan Penataan Ulang Lahan demi Masyarakat Adat dan Pemulihan Ekologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Argentina vs Spanyol di Final Piala Dunia 2026: Messi Bidik Gelar Beruntun, Yamal Siap Tantang Sang Idola

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In