• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi

Redaksi
1 September 2024
/ News
0 0
0
Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

BNNK Tanjungbalai Razia Cafe Kito, 15 Orang Positif Narkoba

Pemprov Sumut Hadirkan Samsat Berkah Malam di Medan Petisah

Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun

Jakarta | galasibot.co.id
Yayasan Kalbu Atma Winaya (Kalaway Institute) menyambut gembira rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024. Pendiri Kalaway Institute, Nanny Uswanas, menyatakan bahwa kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan antarumat beragama dan berkeyakinan, serta mendorong semangat toleransi untuk semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Dalam pandangannya, Nanny melihat sosok Paus Fransiskus sebagai “oase di tengah dunia yang dilanda isu perpecahan global, ekstremisme, intoleransi, dan ujaran kebencian yang mengancam nilai-nilai kemanusiaan universal.” Bagi Nanny, Paus Fransiskus tidak hanya mewakili suara Katolik, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan keberagaman yang sangat relevan untuk dunia yang semakin terfragmentasi. “Kami melihat sosok Paus Fransiskus membawakan keindahan toleransi, keberagaman, dan perdamaian dari Indonesia kepada dunia,” ujarnya.
Sebagai pendiri Kalaway Institute, lembaga yang fokus pada penguatan toleransi di kalangan anak muda Indonesia, Nanny menilai kedatangan Paus Fransiskus merupakan langkah besar dalam memperkuat pesan toleransi dan perdamaian dunia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia menjadi simbol kuat bahwa perbedaan agama dan keyakinan bukanlah penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga lambang bahwa Indonesia adalah tempat di mana berbagai keyakinan dapat hidup berdampingan.
Kalaway Institute terinspirasi oleh Deklarasi Human Fraternity for World Peace and Living Together yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, pada tahun 2019. Dokumen ini menjadi landasan utama bagi Kalaway Institute dalam mengembangkan Sekolah Toleransi—sebuah inisiatif untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di kalangan anak-anak dan remaja Indonesia sejak dini.
Menurut Nanny, “Sekolah Toleransi menjadi salah satu upaya untuk menghadapi tantangan zaman, di mana media sosial sering kali digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian dan intoleransi. Kami percaya bahwa dengan pendidikan sejak dini, anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.”
Paus Fransiskus, dalam berbagai kesempatan, menyoroti bahwa meskipun dunia telah mencapai kemajuan besar dalam bidang sains dan teknologi, banyak nilai moral dan tanggung jawab spiritual yang diabaikan. Hal ini, menurut Paus, menciptakan perasaan keterasingan dan keputusasaan yang akhirnya menyuburkan ekstremisme dan intoleransi.
Sejarah telah menunjukkan bahwa ekstremisme agama dan intoleransi telah menimbulkan penderitaan besar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, Kalaway Institute berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif seperti Sekolah Toleransi sebagai salah satu solusi untuk menciptakan generasi yang lebih menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan optimisme yang tinggi, Nanny menyatakan harapannya bahwa kedatangan Paus Fransiskus akan menjadi katalis untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama di Indonesia. “Kami berharap, dengan kedatangan Paus Fransiskus, persaudaraan antarumat beragama di Indonesia semakin erat, dan semangat toleransi dapat semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: Kalaway InstituteKedatangan Paus Fransiskus
SendShareTweet
Kembali

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Kemendagri

Lanjut

Hadiri HUT Ke-60 GKPI, Bupati Simalungun Apresiasi Kekompakan Jemaat

Baca Juga

BNNK Tanjungbalai Razia Cafe Kito, 15 Orang Positif Narkoba
News

BNNK Tanjungbalai Razia Cafe Kito, 15 Orang Positif Narkoba

6 September 2026
Pemprov Sumut Hadirkan Samsat Berkah Malam di Medan Petisah
Medan

Pemprov Sumut Hadirkan Samsat Berkah Malam di Medan Petisah

6 September 2026
Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun
Medan

Sengkarut Antrean BBM Subsidi di Medan: Jeratan Pemodal hingga Jaringan Mafia Penimbun

6 September 2026
Senyum Kembali Merekah: Trauma Healing Pemkab Karo untuk Anak Korban Sinabung
Karo

Senyum Kembali Merekah: Trauma Healing Pemkab Karo untuk Anak Korban Sinabung

5 September 2026
Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 
Medan

Lantik LP3KD, Wali Kota Rico Waas Dorong Pesparani Jadi Agenda Seni dan Budaya Rutin di Kota Medan 

5 September 2026
KI Sumut Visitasi Layanan Adminduk dan Pajak Digital di Kota Medan
Medan

KI Sumut Visitasi Layanan Adminduk dan Pajak Digital di Kota Medan

5 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In