• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi

Redaksi
1 September 2024
/ News
0 0
0
Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah

Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026

Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru

Jakarta | galasibot.co.id
Yayasan Kalbu Atma Winaya (Kalaway Institute) menyambut gembira rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024. Pendiri Kalaway Institute, Nanny Uswanas, menyatakan bahwa kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan antarumat beragama dan berkeyakinan, serta mendorong semangat toleransi untuk semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Dalam pandangannya, Nanny melihat sosok Paus Fransiskus sebagai “oase di tengah dunia yang dilanda isu perpecahan global, ekstremisme, intoleransi, dan ujaran kebencian yang mengancam nilai-nilai kemanusiaan universal.” Bagi Nanny, Paus Fransiskus tidak hanya mewakili suara Katolik, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan keberagaman yang sangat relevan untuk dunia yang semakin terfragmentasi. “Kami melihat sosok Paus Fransiskus membawakan keindahan toleransi, keberagaman, dan perdamaian dari Indonesia kepada dunia,” ujarnya.
Sebagai pendiri Kalaway Institute, lembaga yang fokus pada penguatan toleransi di kalangan anak muda Indonesia, Nanny menilai kedatangan Paus Fransiskus merupakan langkah besar dalam memperkuat pesan toleransi dan perdamaian dunia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia menjadi simbol kuat bahwa perbedaan agama dan keyakinan bukanlah penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga lambang bahwa Indonesia adalah tempat di mana berbagai keyakinan dapat hidup berdampingan.
Kalaway Institute terinspirasi oleh Deklarasi Human Fraternity for World Peace and Living Together yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, pada tahun 2019. Dokumen ini menjadi landasan utama bagi Kalaway Institute dalam mengembangkan Sekolah Toleransi—sebuah inisiatif untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di kalangan anak-anak dan remaja Indonesia sejak dini.
Menurut Nanny, “Sekolah Toleransi menjadi salah satu upaya untuk menghadapi tantangan zaman, di mana media sosial sering kali digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian dan intoleransi. Kami percaya bahwa dengan pendidikan sejak dini, anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.”
Paus Fransiskus, dalam berbagai kesempatan, menyoroti bahwa meskipun dunia telah mencapai kemajuan besar dalam bidang sains dan teknologi, banyak nilai moral dan tanggung jawab spiritual yang diabaikan. Hal ini, menurut Paus, menciptakan perasaan keterasingan dan keputusasaan yang akhirnya menyuburkan ekstremisme dan intoleransi.
Sejarah telah menunjukkan bahwa ekstremisme agama dan intoleransi telah menimbulkan penderitaan besar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, Kalaway Institute berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif seperti Sekolah Toleransi sebagai salah satu solusi untuk menciptakan generasi yang lebih menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan optimisme yang tinggi, Nanny menyatakan harapannya bahwa kedatangan Paus Fransiskus akan menjadi katalis untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama di Indonesia. “Kami berharap, dengan kedatangan Paus Fransiskus, persaudaraan antarumat beragama di Indonesia semakin erat, dan semangat toleransi dapat semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: Kalaway InstituteKedatangan Paus Fransiskus
SendShareTweet
Kembali

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Kemendagri

Lanjut

Hadiri HUT Ke-60 GKPI, Bupati Simalungun Apresiasi Kekompakan Jemaat

Baca Juga

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah
News

Kahiyang Ayu Serahkan Hadiah Lomba Vlog KILAS 2026 Kepada 9 Daerah

22 Oktober 2026
Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026
News

Capaian Cek Kesehatan Gratis Sumut Capai 32,81 Persen, Targetkan 46 Persen Akhir 2026

22 Oktober 2026
Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru
Medan

Perpisahan Konsul Jepang, Pemko Medan Dorong Peluang Kerja Sama Baru

22 Oktober 2026
Pj Sekda Medan Tegaskan Retribusi Daerah Harus Diiringi Kualitas Layanan
Medan

Pj Sekda Medan Tegaskan Retribusi Daerah Harus Diiringi Kualitas Layanan

22 Oktober 2026
GMNI Sumut Desak BPK Audit Dana SIM dan STNK di Polda Sumut
News

GMNI Sumut Desak BPK Audit Dana SIM dan STNK di Polda Sumut

22 Oktober 2026
Pemprov Sumut Perkuat Deteksi Dini dan Patol untuk Cegah Karhutla
Medan

Pemprov Sumut Perkuat Deteksi Dini dan Patol untuk Cegah Karhutla

22 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    Menanti Dua Dekade Air Bersih: Asa Baru Warga Griya Kencana Usai Disinggahi Walikota Medan Rico Waas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga  Desak Transparansi Kompensasi dan Legalitas Proyek Perumahan, Antonius Tumanggor Minta Pemko Medan Turun Tangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengurai Teror Bom Molotov di Namorambe: Polisi Naikkan Status Penyelidikan dan Ancam Jemput Paksa Saksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengakar di Tanah Batak: Kiprah Jenny Waskita di Prabowonomics hingga Rencana Penabalan Boru Sinaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jebakan Formalisme Hukum: Menakar Batas Substansi dan Kewenangan dalam Putusan MK Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In