• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi

Redaksi
1 September 2024
/ News
0 0
0
Kalaway Institute : Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia Diharapkan Perkuat Persaudaraan Antarumat Beragama dan Toleransi
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara

Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI

OTT Kadis Kominfo Tebing Tinggi: Sinyalemen “Modus Serupa” Intai 33 Kadis Kominfo se-Sumut

Jakarta | galasibot.co.id
Yayasan Kalbu Atma Winaya (Kalaway Institute) menyambut gembira rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024. Pendiri Kalaway Institute, Nanny Uswanas, menyatakan bahwa kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan antarumat beragama dan berkeyakinan, serta mendorong semangat toleransi untuk semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Dalam pandangannya, Nanny melihat sosok Paus Fransiskus sebagai “oase di tengah dunia yang dilanda isu perpecahan global, ekstremisme, intoleransi, dan ujaran kebencian yang mengancam nilai-nilai kemanusiaan universal.” Bagi Nanny, Paus Fransiskus tidak hanya mewakili suara Katolik, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan keberagaman yang sangat relevan untuk dunia yang semakin terfragmentasi. “Kami melihat sosok Paus Fransiskus membawakan keindahan toleransi, keberagaman, dan perdamaian dari Indonesia kepada dunia,” ujarnya.
Sebagai pendiri Kalaway Institute, lembaga yang fokus pada penguatan toleransi di kalangan anak muda Indonesia, Nanny menilai kedatangan Paus Fransiskus merupakan langkah besar dalam memperkuat pesan toleransi dan perdamaian dunia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia menjadi simbol kuat bahwa perbedaan agama dan keyakinan bukanlah penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi juga lambang bahwa Indonesia adalah tempat di mana berbagai keyakinan dapat hidup berdampingan.
Kalaway Institute terinspirasi oleh Deklarasi Human Fraternity for World Peace and Living Together yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, pada tahun 2019. Dokumen ini menjadi landasan utama bagi Kalaway Institute dalam mengembangkan Sekolah Toleransi—sebuah inisiatif untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di kalangan anak-anak dan remaja Indonesia sejak dini.
Menurut Nanny, “Sekolah Toleransi menjadi salah satu upaya untuk menghadapi tantangan zaman, di mana media sosial sering kali digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian dan intoleransi. Kami percaya bahwa dengan pendidikan sejak dini, anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.”
Paus Fransiskus, dalam berbagai kesempatan, menyoroti bahwa meskipun dunia telah mencapai kemajuan besar dalam bidang sains dan teknologi, banyak nilai moral dan tanggung jawab spiritual yang diabaikan. Hal ini, menurut Paus, menciptakan perasaan keterasingan dan keputusasaan yang akhirnya menyuburkan ekstremisme dan intoleransi.
Sejarah telah menunjukkan bahwa ekstremisme agama dan intoleransi telah menimbulkan penderitaan besar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, Kalaway Institute berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif seperti Sekolah Toleransi sebagai salah satu solusi untuk menciptakan generasi yang lebih menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan optimisme yang tinggi, Nanny menyatakan harapannya bahwa kedatangan Paus Fransiskus akan menjadi katalis untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama di Indonesia. “Kami berharap, dengan kedatangan Paus Fransiskus, persaudaraan antarumat beragama di Indonesia semakin erat, dan semangat toleransi dapat semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(*)
Penulis berita :Wilfrid Sinaga
Tags: Kalaway InstituteKedatangan Paus Fransiskus
SendShareTweet
Kembali

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari Kemendagri

Lanjut

Hadiri HUT Ke-60 GKPI, Bupati Simalungun Apresiasi Kekompakan Jemaat

Baca Juga

Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara
News

Perayaan Paskah Raya dan Deklarasi PWGSU Jabodetabek Berlangsung Khidmat, Perkuat Persaudaraan Warga Sumatera Utara

18 April 2026
Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI
News

Tokoh Pemuda Simalungun Desak Kejagung & Mabes Polri Bongkar Mafia Getah, Narkoba, dan Oknum DPR RI

17 April 2026
OTT Kadis Kominfo Tebing Tinggi: Sinyalemen “Modus Serupa” Intai 33 Kadis Kominfo se-Sumut
News

OTT Kadis Kominfo Tebing Tinggi: Sinyalemen “Modus Serupa” Intai 33 Kadis Kominfo se-Sumut

17 April 2026
Geger Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Mutasi Kajati Sumut dan 19 Pejabat Tinggi Lainnya
News

Geger Kasus Amsal Sitepu, Jaksa Agung Mutasi Kajati Sumut dan 19 Pejabat Tinggi Lainnya

14 April 2026
Ultimatum Rico Waas: Tak Ada Ruang Narkoba di Medan, ASN Terlibat Langsung Pecat!
News

Ultimatum Rico Waas: Tak Ada Ruang Narkoba di Medan, ASN Terlibat Langsung Pecat!

13 April 2026
Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Budaya

Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

13 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULER

  • Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    Sikapi Pernyataan Jusuf Kalla, DPD Patria Sumut: Martir Kristen Itu Kasih, Bukan Membunuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarjana atau Tertinggal: Cermin Keras dari Budaya Pendidikan Orang Batak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinergi Budaya dan Alam: PPTSB dan Toba Caldera UNESCO Global Geopark Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPODT dan Ilusi Kesejahteraan: Infrastruktur Tertinggal di Pesisir Danau Toba, Simalungun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kongres GSRI 2026 Sukses Digelar, Pdt Drs Ependi Bukit Terpilih sebagai Ketua Umum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saat Dalih AI Menabrak Realitas Hukum: Di Balik Laporan JK terhadap Rismon Sianipar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In