Medan I galasibot.co.id
Di tengah gencarnya gerakan gotong royong yang diinisiasi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas (Rico Waas), muncul sorotan tajam terhadap kondisi kebersihan di Kelurahan Helvetia Timur, khususnya di sepanjang Jalan Pembangunan yang terlihat kumuh akibat rumput liar dan ilalang menyemak.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dari Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 1, Dame Duma Sari Hutagalung, yang menilai bahwa Lurah Helvetia Timur, Athia Ramadhani Siregar, serta para Kepala Lingkungan (Kepling) kurang tanggap dalam menjaga kebersihan wilayah mereka.
“Kita melihat saat ini di sepanjang Jalan Pembangunan, Kelurahan Helvetia Timur, rumput dan ilalang tumbuh liar dan menyemak. Ini menimbulkan kesan kumuh dan tidak nyaman. Kita minta agar pihak kelurahan segera bertindak melakukan pembersihan,” tegas Duma dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).
Politisi Partai Gerindra tersebut menilai bahwa hal ini bertolak belakang dengan semangat Wali Kota Medan yang aktif terjun langsung ke lapangan dalam kegiatan gotong royong bersama warga.
Selain soal rumput liar, Duma juga menyoroti kondisi parit yang tidak hanya dipenuhi semak tetapi juga sebagian telah dibangun permanen oleh warga di atasnya, yang terkesan dibiarkan oleh pihak kelurahan. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan edukasi kepada warga agar tidak melakukan pelanggaran seperti itu.
“Menjaga kebersihan itu bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga perlu partisipasi aktif dari masyarakat. Namun, pihak kelurahan tetap harus aktif mengawasi dan mengingatkan,” tambahnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Lurah Helvetia Timur, Athia Ramadhani Siregar, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya.(*)











