• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Kamis, September 24, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Di Hadapan DPR RI, Gubernur Sumut Bobby Nasution Soroti Kondisi Daerah Tertinggal di Kepulauan Nias

Redaksi Galasibot.co.id
30 April 2025
/ News
0 0
0
Di Hadapan DPR RI, Gubernur Sumut Bobby Nasution Soroti Kondisi Daerah Tertinggal di Kepulauan Nias

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Kepulauan Nias sebagai daerah tertinggal dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta I galasibot.co.id

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi Kepulauan Nias sebagai daerah tertinggal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan para gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia, yang digelar di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Dalam forum tersebut, Bobby menyampaikan bahwa empat dari tujuh daerah tertinggal di Pulau Sumatera berada di Sumut, dan semuanya berada di wilayah Kepulauan Nias. Hal ini menjadi sorotan penting dalam agenda RDP yang juga membahas dana transfer pusat ke daerah, kondisi BUMD dan BLUD, serta pengelolaan kepegawaian.

“Kami ingin sampaikan, kami di Provinsi Sumatera Utara masih punya daerah tertinggal. Dari tujuh daerah tertinggal di Pulau Sumatera, empat itu ada di Kepulauan Nias. Kepulauan Nias itu bukan hanya daerah tertinggal di Sumut, tetapi masuk daftar daerah tertinggal di Indonesia,” ujar Bobby di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI.

Bobby Nasution, yang tampil lugas dalam menyampaikan aspirasi daerahnya, menekankan bahwa perlu ada perlakuan khusus dalam alokasi dana transfer pusat, mengingat kondisi geografis dan infrastruktur Kepulauan Nias yang masih tertinggal dibandingkan daerah lain.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi kabupaten-kabupaten di Kepulauan Nias. Harus ada pembeda dalam penyaluran dana transfer ke daerah tertinggal, jangan disamakan dengan daerah lainnya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Bobby menyarankan agar regulasi dan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah tertinggal dibuat lebih fleksibel dan adaptif, demi mempercepat kemajuan wilayah-wilayah seperti Kepulauan Nias.

“Perlu adanya aturan-aturan yang dikhususkan agar perhatian dari Pemerintah Pusat benar-benar bisa mengangkat daerah tertinggal keluar dari status tersebut,” katanya.

Bobby menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa Sumatera Utara, termasuk Kepulauan Nias, adalah bagian sah dari NKRI, dan seharusnya tidak ada lagi daerah yang dibiarkan tertinggal dalam satu negara yang utuh.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, dan dihadiri oleh Wamendagri Ribka Haluk, serta Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni. Hadir pula 12 gubernur dari provinsi lain seperti DIY, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Riau, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, NTT, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua TengTag SEO (Terenkripsi SEO):

 

Baca Juga

Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir

Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Menuju PESONAS II 2026

 

 

 

 

 

 

Via: Editor Wilfrid
Tags: #BobbyNasutionNias#DaerahTertinggalSumut#RDPKomisiIIDPRRI
SendShareTweet
Kembali

Soroti Rumput Menyemak, Duma Sari Hutagalung Tekankan Lurah dan Kepling di Helvetia Timur Jaga Kebersihan Wilayah

Lanjut

Wali Kota Medan Rico Waas Terpilih Sebagai Ketua Komwil I APEKSI 2025-2028

Baca Juga

Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku
News

Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

23 September 2026
Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir
News

Menjaga Nalar di Era Kecerdasan Buatan: Jangan Sampai Teknologi Ambil Alih Cara Berpikir

23 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Menuju PESONAS II 2026
Medan

Wali Kota Medan Rico Waas Dukung Atlet Disabilitas Intelektual Menuju PESONAS II 2026

23 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, 10 Ribu Lansia dan Disabilitas Terima Rp800 Ribu
Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, 10 Ribu Lansia dan Disabilitas Terima Rp800 Ribu

23 September 2026
Sedia Bahan Pokok Murah, Pemko Binjai Gelar Gerakan Pangan Murah di Bazar TNI
Binjai

Sedia Bahan Pokok Murah, Pemko Binjai Gelar Gerakan Pangan Murah di Bazar TNI

23 September 2026
DLH Medan Tegaskan Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai E-Katalog LKPP
Medan

DLH Medan Tegaskan Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai E-Katalog LKPP

23 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In