Bukittinggi I galasibot.co.id
Melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh semangat kebersamaan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi terpilih sebagai Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I APEKSI untuk masa bakti 2025-2028.
Pemilihan ini dilaksanakan dalam agenda Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang diikuti oleh 24 Wali Kota dari berbagai kota di Pulau Sumatera. Kegiatan ini dipusatkan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa (29/4/2025).
Selain Rico Waas sebagai Ketua, terpilih pula Wali Kota Banda Aceh Hj Iliza Sa’aduddin Djamal sebagai Wakil Ketua I, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar sebagai Wakil Ketua II, dan Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai Wakil Ketua III.
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa pembangunan kota tidak boleh terpusat hanya di ibu kota negara. Menurutnya, 24 kota dalam Komwil I APEKSI yang berada di kawasan barat Indonesia juga memiliki peran strategis dalam membangun bangsa.
“Kita harus menjadikan pembangunan ini merata. Kota yang ideal adalah kota yang membuat siapa saja merasa nyaman dengan sistem kesehatan, pendidikan, transportasi, dan keamanannya yang baik,” ungkap Rico.
Ia juga menyoroti potensi strategis Sumatera sebagai kawasan yang menjadi pintu masuk Indonesia dari negara-negara tetangga. Untuk itu, ia mengajak seluruh wali kota untuk mempercepat kemajuan kota mereka agar bisa bersaing di tingkat regional dan global.
“Seperti yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto, Indonesia harus menjadi besar menuju Indonesia Emas 2045. Dan itu tidak akan tercapai bila kota-kota tidak turut mengejar ketertinggalannya,” ujarnya.
Rico berkomitmen menjalankan amanah sebagai Ketua Komwil I APEKSI dengan sebaik-baiknya dan terbuka mendengar aspirasi para wali kota anggota. Ia juga mengundang seluruh peserta Muskomwil untuk hadir dalam Rakernas APEKSI 2026 yang akan digelar di Kota Medan.
Menutup sambutannya, Rico menyampaikan harapan agar seluruh anggota Komwil I APEKSI dapat tumbuh secara inklusif dan meningkatkan pelayanan publik demi kemajuan masyarakat.(*)











