Binjai I galasibot.co.id
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mei Day), BPJS Ketenagakerjaan Kota Binjai menyerahkan santunan kecelakaan kerja kepada keluarga buruh yang meninggal dunia saat menjalankan tugas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, (7/5/2025) di halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara.
Penyerahan santunan ini menjadi bagian dari rangkaian acara bertema “Kolaborasi Day”, yang mengusung semangat kerja sama antara buruh dan berbagai pihak dalam membangun kesejahteraan.
Sutiono, Ketua Panitia sekaligus Ketua Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBKN), menjelaskan bahwa kegiatan serupa juga dilakukan di berbagai daerah dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Namun, berbeda dengan daerah lain, kegiatan buruh di Kota Binjai belum mendapatkan dukungan anggaran dari APBD.
“Kiranya ke depan kegiatan semacam ini dapat masuk dalam anggaran Pemko Binjai agar bisa lebih meriah dan bermakna,” harap Sutiono.
Sementara itu, Wali Kota Binjai Drs. Amir Hamzah, yang diwakili oleh Asisten I Dr. Harimin Tarigan, menyatakan dukungan terhadap kegiatan ini dan menyampaikan bahwa aspirasi para buruh akan disampaikan langsung kepada Wali Kota.
“Pemerintah Kota Binjai memiliki visi yang sejalan dengan para buruh, yaitu mewujudkan Binjai yang Maju dan Sejahtera,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Binjai, Sarifah Wan Fatimah, kepada anak dari almarhum Susiono, korban kecelakaan kerja akibat longsor di Sibolangit pada akhir tahun 2024.
“Santunan sebesar Rp230.627.940 diberikan untuk biaya pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi bagi anak korban. Karena anak yang satu belum memasuki usia sekolah, maka bantuan untuknya akan disalurkan menyusul,” jelas Sarifah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada perwakilan buruh dari berbagai perusahaan di Kota Binjai sebagai bentuk kepedulian sosial.











