• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Opini

Demokrasi yang Ditinggalkan: Ketika Politik, Kolusi, Nepotisme, dan Birokrasi Membebani Rakyat

Redaksi Galasibot.co.id
25 Agustus 2025
/ Opini
0 0
0
Demokrasi yang Ditinggalkan: Ketika Politik, Kolusi, Nepotisme, dan Birokrasi Membebani Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Politik kita hari ini sedang kehilangan jiwanya. Demokrasi yang seharusnya menjadi jalan rakyat untuk menentukan arah masa depan, justru dibajak oleh kepentingan pragmatis dan elitisme yang semakin menebal. Masalah-masalah klasik seperti politik transaksional, kolusi, nepotisme, hingga birokrasi yang rumit dan tidak ramah, tak kunjung diselesaikan. Kini, bertambah satu luka baru: tunjangan dan fasilitas anggota dewan yang dinilai tidak pantas di tengah penderitaan rakyat.

Koalisi partai politik tak lagi bicara visi-misi bangsa, tetapi hanya soal siapa mendapat kursi apa. Rakyat hanya diingat saat kampanye, lalu dilupakan setelah pemilu usai. Kebijakan publik lahir dari kompromi antar-elite, bukan dari kebutuhan nyata masyarakat. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap institusi politik kian menurun.

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

Di sisi lain, kolusi masih menjadi ‘hantu’ di balik proyek-proyek pembangunan. Tender yang semestinya adil dan terbuka, sering kali jadi ladang persekongkolan. Pengusaha-penguasa saling memelihara relasi, memperkuat budaya balas budi politik yang merugikan rakyat. Akibatnya, banyak pembangunan yang tak menyentuh prioritas masyarakat.

Nepotisme pun makin terang-terangan. Banyak jabatan strategis diisi bukan oleh yang kompeten, tetapi oleh yang “punya koneksi.” Prinsip meritokrasi dikubur hidup-hidup. Ini menciptakan birokrasi yang rapuh, bekerja lambat, dan tidak profesional.

Birokrasi yang seharusnya melayani justru kerap menyulitkan. Rakyat harus menghadapi prosedur panjang, tumpang tindih aturan, bahkan pungutan liar. Meski digitalisasi digaungkan, sering kali hanya sebatas branding tanpa menyentuh akar persoalan: mentalitas birokrat dan lemahnya pengawasan.

Yang paling menyakitkan adalah ketika rakyat melihat anggota dewan menikmati berbagai tunjangan dan fasilitas mewah. Dari kendaraan dinas, perjalanan luar negeri, hingga dana reses miliaran rupiah. Padahal, kursi-kursi sidang kosong, legislasi stagnan, dan aspirasi rakyat dibiarkan menguap di udara. Kontras ini menciptakan luka sosial yang dalam—saat rakyat di desa masih bergelut dengan jalan rusak dan sekolah reyot, para wakil mereka hidup dalam kenyamanan.

Keluhan masyarakat terhadap dewan bukan soal iri hati, melainkan soal keadilan. Apakah para wakil rakyat benar-benar bekerja untuk rakyat, atau sekadar menikmati keuntungan dari kekuasaan?

Saatnya perubahan nyata. Pemerintah dan parlemen harus berani membuka seluruh alur anggaran, memperkuat penegakan hukum terhadap korupsi politik, mereformasi birokrasi secara mendalam, serta mengembalikan esensi representasi rakyat. Tanpa itu, demokrasi hanya akan jadi panggung sandiwara—dan rakyat, terus menjadi korban.

 

Source: Penulis Fernando Albert Damanik – Pengamat Sosial Politik
Tags: #OpiniPublik#PolitikIndonesia#ReformasiBirokrasi#TunjanganDewan
SendShareTweet
Kembali

Infrastruktur, Penerangan Jalan, dan Penanganan Banjir Jadi Sorotan Utama dalam Laporan Reses DPRD Kota Medan

Lanjut

Desakan Pembubaran DPR dan MPR—Ledakan Emosi Rakyat vs Pilar Demokrasi Konstitusional

Baca Juga

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra
Ekonomi

Dari Jantung Medan untuk Indonesia: Menelisik Ketahanan Finansial dan Layanan Unggulan di Usia 70 Tahun Asuransi Astra

24 September 2026
Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)
Budaya

Galasibot dan Palti Raja : Menata Masa Depan PPTSB melalui Kepemimpinan, Program, dan Regenerasi (Refleksi Menjelang Mubes XVI PPTSB Tahun 2026)

20 September 2026
Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”
Opini

Menagih Kedaulatan Manusia di Balik Megahnya Anggaran dan Paradoks “Kurikulum Robotik”

17 September 2026
Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat
Opini

Menyalakan Nalar, Merawat Realitas: Meneguhkan Kembali Pilar Perjuangan PMKRI di Kampus dan Masyarakat

14 September 2026
Opini

10 September 2026
Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi
Hukum

Membedah Dugaan Pidana Korporasi PT Toba Pulp Lestari: Antara Kejahatan Individu dan Korporasi

9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • 5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    5 Hari Tidur di Polsek Namorambe, Korban Teror Bom Molotov Tagih Ketegasan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungutan Liar di MAN 2 Tanjung Pura Langkat Didorong ke Kejatisu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koperasi Merah Putih di Taput Mandek, Tumonggi: Jangan Jadi Program di Atas Kertas!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melihat Titik Temu Migrasi “Ompu Jorang Raja Sinaga” Dengan “Pomparan Ompu Jorang Raja Sinaga”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rumah Dirusak Sekelompok Orang, Janda di Hamparan Perak Minta Polisi Tangkap Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD PATRIA Sumut Buka Kembali Ruang Dialog: Dari Kerinduan Kader Menuju Kaderisasi Politik Berbasis Pelayanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Copot Menkeu Purbaya, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Diminta Jaga Kredibilitas APBN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In