• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Selasa, September 8, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home News

Hampir Dua Pekan, Polsek Medan Baru Belum Ungkap Kematian Misterius Wartawan Nico Saragih

Redaksi Galasibot.co.id
16 September 2025
/ News
0 0
0
Hampir Dua Pekan, Polsek Medan Baru Belum Ungkap Kematian Misterius Wartawan Nico Saragih
Share on FacebookShare on Twitter

Medan | galasibot.co.id

Hampir dua minggu pasca meninggalnya wartawan Nicolas Saragih (34), pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru belum berhasil mengungkap siapa pelaku di balik kematian misterius tersebut. Nico, begitu almarhum biasa disapa, ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada 5 September 2025 lalu, namun hingga kini penyebab pasti kematiannya masih menjadi teka-teki.

Baca Juga

Pemko Medan Perbaiki Jalan Gang Keluarga Pulo Brayan Kota Lewat Dana Kelurahan

Wali Kota Rico Waas Sampaikan Perubahan APBD Medan 2026, Belanja Daerah Naik Jadi Rp7,73 Triliun

Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemko Medan Resmi Luncurkan Platform Medan Corpu Smart

Pihak keluarga korban menyampaikan harapan besar agar Polsek Medan Baru segera mengungkap fakta di balik tragedi tersebut. Nataniel Saragih, abang kandung almarhum Nico, mengungkapkan bahwa pihak keluarga bersama penasihat hukum telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Baru pada 11 September 2025.

“Laporan kami sudah teregister dengan nomor LP/B/736/IX/2025/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA. Kami berharap besar pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Baru, bisa bekerja secara maksimal dan segera mengungkap misteri kematian adik kami,” ujar Nataniel kepada galasibot.co.id pada Senin (15/9/2025) malam.

Menurut Nataniel, meskipun penyidik telah memberikan beberapa keterangan awal beserta bukti, pihak keluarga masih meyakini adanya unsur pembiaran atau bahkan kesengajaan yang menyebabkan Nico kehilangan nyawa.

“Banyak luka-luka di tubuh adik kami yang tidak masuk akal jika disebut hanya karena jatuh di kamar mandi. Kami percaya ada pihak yang harus bertanggung jawab atas kematian ini,” tegasnya.

Keluarga juga meminta dukungan dari para jurnalis dan rekan-rekan almarhum untuk ikut mengawal kasus ini agar prosesnya berjalan transparan dan tidak ditutupi.

“Kami mohon rekan-rekan wartawan dapat terus mengawal dan memberikan perhatian terhadap pengusutan kasus ini, agar kematian Nico tidak menjadi misteri yang dibiarkan begitu saja,” pungkas Nataniel.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Poltak Tambunan, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan secara intensif.

“Masih intensif kita lakukan penyelidikan ya ” singkat Iptu Poltak saat dikonfirmasi pada Selasa (16/9/2025) siang.

Sebagaimana diketahui, Nico ditemukan dalam kondisi kritis di kamar mandi kosnya di Jalan Pasundan No.13, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Ia sempat dilarikan ke Klinik dan kemudian ke RSU Advent, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB.

Yang menjadi pertanyaan besar adalah kondisi jasad Nico yang ditemukan penuh luka-luka dan lebam di berbagai bagian tubuhnya. Menurut laporan keluarga, luka-luka tersebut antara lain terdapat di pelipis kiri, kening, mata kiri, pergelangan tangan kanan, dagu, kaki kiri, serta pinggang belakang. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Nico bukan sekadar tergelincir di kamar mandi.

Laporan polisi yang dibuat Nataniel Saragih mengklasifikasikan kematian adiknya sebagai dugaan tindak pidana pembunuhan, sebagaimana diatur dalam Pasal 338 dan/atau 351 Ayat 3 subsider Pasal 340 KUHP.

Hingga kini, publik dan komunitas jurnalis di Kota Medan terus menanti jawaban dari penyelidikan polisi terkait siapa pelaku dan apa motif di balik kematian tragis Nico Saragih.(*)

Source: Penulis berita :Jani Ginting
SendShareTweet
Kembali

Pansus Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran DPRD Kota Medan Kunjungi Permukiman Padat di Medan Maimun untuk Edukasi Pencegahan Kebakaran

Lanjut

Wali Kota Medan Rico Waas Ikuti Wawancara Paritrana Award 2025, Tegaskan Komitmen Universal Coverage Jaminan Sosial

Baca Juga

Pemko Medan Perbaiki Jalan Gang Keluarga Pulo Brayan Kota Lewat Dana Kelurahan
Medan

Pemko Medan Perbaiki Jalan Gang Keluarga Pulo Brayan Kota Lewat Dana Kelurahan

7 September 2026
Wali Kota Rico Waas Sampaikan Perubahan APBD Medan 2026, Belanja Daerah Naik Jadi Rp7,73 Triliun
Medan

Wali Kota Rico Waas Sampaikan Perubahan APBD Medan 2026, Belanja Daerah Naik Jadi Rp7,73 Triliun

7 September 2026
Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemko Medan Resmi Luncurkan Platform Medan Corpu Smart
Medan

Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemko Medan Resmi Luncurkan Platform Medan Corpu Smart

7 September 2026
Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan
Hukum

Think Talk: RUU Perampasan Aset Jangan Hanya Dikejar untuk Disahkan

7 September 2026
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Tegaskan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Tegaskan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Nasional

7 September 2026
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Nasional

Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif

7 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekonsiliasi Jakarta Raya: Saatnya Menguatkan BPH dan Menjaga Marwah PPTSB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsolidasi Marga Sinaga: Sairon Deklarasi Maju Calon Ketum PPTSB 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksklusif Wawancara Yohanes Suhardin: Dari Ruang Kuliah Menuju Panggung Advokasi Demi Penegakan Hukum Tanpa Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In