
Medan | galasibot.co.id
Kota Medan kembali berada dalam status darurat setelah hujan deras sejak dini hari memicu banjir besar di puluhan titik. Sejumlah kawasan lumpuh total akibat tingginya genangan air dan derasnya arus yang menyapu permukiman serta jalan utama kota.
Tim Rapid Plus Rescue yang dipimpin Jultri Turnip langsung bergerak cepat menurunkan personel dan peralatan ke beberapa titik paling parah. Dua perahu evakuasi diterjunkan bersama dua relawan yang juga atlet PON XXI Sumut, Kevin Sinaga dan Maretson Sinaga, guna menyelamatkan warga yang terjebak banjir.
Di lapangan, tim terlihat menyiapkan peralatan evakuasi seperti helm keselamatan, pelampung, tali penyelamat, serta perangkat medis darurat sebelum turun ke area banjir. Upaya penyelamatan dilakukan secara bertahap ke wilayah yang aksesnya sudah tidak dapat dijangkau kendaraan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa potensi badai susulan masih tinggi, sehingga warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan.
Sebaran Titik Banjir di Medan
Beberapa titik yang terdampak parah meliputi:
- Simpang Kampung Lalang – air setinggi pinggul, arus kuat, lalu lintas lumpuh.
- Simpang Manhattan – arus deras membahayakan pengendara.
- Komplek Perumnas Helvetia – genangan ±1 meter, banyak rumah terisolir.
- Jl. Dr. Mansyur – USU – luapan drainase memicu kemacetan panjang.
- Jl. Gaharu – Jl. Bambu – air mencapai lutut dengan arus kuat.
- Jl. Bhayangkara – Jl. Pancing – roda dua tidak dapat melintas.
- Jl. Letda Sujono – Pintu Tol Bandar Selamat – air setinggi lutut.
- Depan UNIMED / UIN Medan Area – lalu lintas lumpuh total.
- Jl. Yos Sudarso – Brayan – genangan meluas sepanjang jalan.
- Simpang Kantor – tidak dapat dilalui.
- Simpang Canang – Belawan – banjir mencapai dada saat pasang laut.
- Marelan Raya Pasar 3, 4 & 5 – air setinggi lutut warga.
- Jl. SM Raja – Depan TAMORA – arus air melintang kuat dan berbahaya.
- Setia Luhur, Bakti Luhur, Amal Luhur, Budi Luhur, Jalan Jawa – Helvetia – seluruh kawasan terdampak genangan dalam.
Imbauan Keselamatan
Pemerintah Kota Medan mengingatkan warga untuk:
- Menghindari perjalanan ke titik banjir.
- Mengamankan dokumen penting dan memutus aliran listrik saat air masuk rumah.
- Menghindari arus deras dan lubang jalan yang tertutup air.
- Mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG terkait cuaca ekstrem.
Wali Kota Medan Rico Waas turun langsung memantau kondisi dan meminta seluruh warga tetap siaga menghadapi potensi intensitas hujan yang masih tinggi beberapa hari ke depan.(*)











