Medan I galasibot.co.id
Di tengah musibah banjir yang melanda Kota Medan, secercah harapan datang dari aksi heroik para atlet dan pelatih Arung Jeram (Rafting) PON XXI. Kevin Sinaga, Maretson Sinaga, dan pelatih Jultri Turnip, yang tergabung dalam Tim Rapid Plus Rescue, menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menggunakan keahlian mereka untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kecamatan Medan Johor.
Tim ini, yang telah terlatih untuk menghadapi arus deras dan medan sulit, berhasil melakukan evakuasi dramatis terhadap seorang korban yang terjebak di lantai dua rumahnya akibat luapan air yang tinggi. Dengan peralatan dan teknik penyelamatan arung jeram, mereka menembus derasnya arus banjir, memastikan korban berhasil dibawa ke tempat yang aman.
“Kami bersyukur, berkat pelatihan yang kami dapatkan, kami bisa membantu warga yang kesulitan,” ujar salah satu anggota tim. “Ini adalah panggilan kemanusiaan. Keahlian ini harus bermanfaat, terutama di saat darurat.”
Setelah berhasil menyelesaikan misi di Medan Johor, Tim Rapid Plus Rescue tidak lantas beristirahat. Mereka langsung bergerak cepat menuju kawasan Sungai Deli, di mana laporan menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan pertolongan mendesak di sepanjang bantaran sungai.
Aksi yang ditunjukkan oleh Kevin, Maretson, Jultri, dan seluruh anggota Tim Rapid Plus Rescue merupakan contoh nyata dari semangat kemanusiaan dan kepahlawanan sejati. Mereka membuktikan bahwa prestasi olahraga dapat diwujudkan menjadi bakti nyata kepada masyarakat di tengah musibah.
Jultry Turnip mengatakan bahwa Timnya sudah sejak pagi hari bersiap untuk turun ke lokasi banjir yang membutuhkan evakuasi dan pihkanya menurunkan 2 perahu dan diawaki maing masing 6 tim dan mereka melakukan karena panggilan jiwa.(*)











