Medan | galasibot.co.id
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti rapat koordinasi (Rakor) percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/1/2026).
Dalam rakor tersebut, Kota Medan dinyatakan telah kembali normal pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) dalam rapat yang dihadiri kepala daerah se-Sumut.
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan, dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, terdapat 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, beberapa daerah telah dinyatakan kembali normal, termasuk Kota Medan, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Asahan, serta sejumlah daerah lainnya.
“Sudah ada beberapa daerah yang kembali normal, bahkan sudah kembali berjalan sempurna seperti Kota Medan,” ujar Tito.
Menurut Tito, daerah yang telah kembali normal dapat dilihat dari sejumlah indikator, antara lain roda pemerintahan daerah yang kembali berjalan optimal, pelayanan publik yang telah pulih, akses jalan darat yang normal, serta perputaran ekonomi masyarakat yang kembali stabil.
“Kami sudah melakukan pengecekan langsung dan saat ini beberapa daerah tersebut sudah kembali normal,” ungkapnya.
Sementara itu, bagi daerah yang belum sepenuhnya pulih, Mendagri menegaskan akan melakukan percepatan normalisasi dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Ia meminta pemerintah daerah segera mengusulkan kebutuhan tambahan apabila masih terdapat kekurangan di lapangan.
“Lakukan dengan cepat. Kalau ada yang kurang, silakan diusulkan kembali agar warga yang masih berada di tenda pengungsian dapat segera dibantu dan kembali ke tempat tinggal yang lebih layak,” tegasnya.
Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumut Surya, unsur Forkopimda Sumut, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.(*)











