MEDAN I galasibot.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar profesionalisme pers di wilayahnya. Melalui pelaksanaan Pra-Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW) yang digelar di Ballroom Hotel Inna Dharma Deli, Medan, Senin (1/6/2026), sebanyak 28 jurnalis dipersiapkan untuk menghadapi ujian kompetensi yang sesungguhnya.
Sesi pembekalan ini menjadi jembatan krusial sebelum para peserta mengikuti UKW Angkatan ke-76 yang berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (2-3/6/2026). Agenda strategis ini terlaksana berkat kolaborasi perdana dan bersejarah antara PWI Sumut dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).
Fondasi Etika dan Hukum Pers
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, hadir langsung memberikan motivasi dan membakar semangat para peserta. Dalam interaksi karibnya dengan para jurnalis, Farianda menggarisbawahi bahwa kompetensi teknis tidak akan berarti apa-apa tanpa ditopang oleh pemahaman moral yang kuat.
“Peserta UKW harus mengutamakan pemahaman mendalam terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dua instrumen ini adalah kompas utama kita di lapangan. Dan yang paling utama, jangan pernah lupa berdoa sebelum memulai ujian,” ujar Farianda di hadapan para peserta.
Farianda memaparkan, muara dari penyelenggaraan UKW ini adalah melahirkan punggawa media yang tidak hanya cakap, melainkan juga berintegritas, independen, serta memiliki tanggung jawab profesional yang tinggi. Menurutnya, publik membutuhkan pers yang kredibel dan beretika untuk menjalankan fungsinya secara optimal: sebagai penyampai informasi, pengawas jalannya kekuasaan (social control), sekaligus pembela kepentingan publik.
Kesiapan Berjenjang Lewat Pra-UKW
Guna mematangkan kesiapan mental dan teknis, 28 peserta yang terbagi dalam tiga tingkatan kompetensi dimentori langsung oleh para jurnalis senior Sumatera Utara dalam sesi Pra-UKW:
- Kelas Muda (12 Peserta): Dimentori oleh Rifky Warisan.
- Kelas Madya (10 Peserta): Dimentori oleh SR Hamonangan Panggabean.
- Kelas Utama (6 Peserta): Dimentori oleh Riza Mulyadi.
Didampingi Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Sugiatmo, Farianda menjelaskan bahwa Pra-UKW bertujuan memberikan simulasi nyata dan gambaran utuh mengenai dinamika ujian yang akan dihadapi.
“Alhamdulillah, hari ini agenda Pra-UKW telah rampung dilaksanakan, tinggal pelaksanaan intinya besok. Para tim penguji juga sudah hadir di Medan. Kami berharap rekan-rekan peserta bisa menyerap dan memahami seluruh materi yang disampaikan mentor, sehingga besok tidak ada kendala teknis, terutama dalam hal kedisiplinan waktu,” tegas Farianda.
Sinergi Historis dengan Penegak Hukum
Ada yang berbeda pada pelaksanaan UKW Angkatan ke-76 ini. Farianda mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang tinggi kepada jajaran Kejatisu yang telah memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas pers di Sumatera Utara.
“Selama periode kepemimpinan saya sebagai Ketua PWI, baru kali ini Kejatisu berkenan dan mau menggelar kerja sama UKW. Ini adalah momentum yang wajib disyukuri, khususnya bagi teman-teman Angkatan ke-76, karena Anda semua adalah angkatan pertama dalam sejarah yang difasilitasi oleh Kejaksaan Tinggi,” ungkapnya penuh apresiasi.
Langkah PWI Sumut untuk menstandardisasi kompetensi wartawan tidak berhenti di sini. Sinergi antarlembaga akan terus diperluas. Farianda membocorkan bahwa pihaknya telah merancang agenda berikutnya, yakni UKW PWI Sumut Angkatan ke-77, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026 mendatang melalui kolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara.
Langkah masif dan berkesinambungan ini menjadi bukti nyata bahwa PWI Sumut terus bergerak proaktif guna memastikan kemerdekaan pers di Sumatera Utara diisi oleh para jurnalis yang profesional, sehat secara organisasi, dan bermartabat dalam karya.(*)











