BINJAI I galasibot.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai memberikan klarifikasi resmi guna menanggapi isu yang berkembang di media sosial mengenai kondisi infrastruktur dan penertiban ruang publik. Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, SH, MH, menyampaikan penjelasan tersebut melalui siaran pers pada Sabtu (25/4/2026).
Ikhsan menegaskan bahwa pemerintah tidak mengabaikan kondisi infrastruktur. Sebaliknya, Pemko Binjai fokus menangani perbaikan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), pemerintah terus memperbaiki jalan rusak secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran.
Hingga saat ini, tim teknis telah melakukan penambalan jalan di berbagai titik strategis, seperti:
-
Kawasan Tugu Jalan T. Amir Hamzah dan Soekarno Hatta.
-
Jalan Olahraga (depan Masjid Agung) dan Jalan Perintis Kemerdekaan.
-
Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Kaget, hingga Jalan Samanhudi.
Menanggapi isu ketidakadilan terhadap pedagang, Pemko Binjai membantah adanya praktik pilih kasih. Ikhsan menjelaskan bahwa petugas menjalankan penertiban berdasarkan regulasi yang berlaku. Pemerintah juga mengupayakan relokasi dan penataan bagi pedagang kecil agar mereka tetap bisa berusaha di lokasi yang layak.
Selain itu, Pemko Binjai tengah menangani masalah kabel semrawut melalui kerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Sumatera Utara. Saat ini, proyek tersebut memasuki tahap perencanaan relokasi kabel ke bawah tanah (subduct).
Dalam hal keadilan sosial, pemerintah memastikan penyaluran bantuan tetap berjalan tepat sasaran berdasarkan data yang terverifikasi. Pemko Binjai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas kota dengan menyaring informasi yang benar dan bersikap konstruktif.(*)











