JAKARTA I galasibot.co.id – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melakukan langkah strategis dalam penanganan pascabencana dengan menyambangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat masa transisi darurat menuju pemulihan serta penguatan regulasi kebencanaan di daerah.
Mewakili Bupati Humbahas, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Humbahas, Bernard M. Simamora, memimpin audiensi didampingi Kadis Kominfo Adrianus Mahulae dan jajaran pejabat teknis BPBD.
Percepatan Logistik dan Peremajaan Peralatan
Dalam pertemuan tersebut, Bernard menyampaikan instruksi langsung dari Bupati Humbahas untuk melakukan percepatan penanganan dampak banjir dan longsor. Ia menekankan adanya kebutuhan mendesak akan dukungan dana operasional serta peremajaan peralatan penanggulangan bencana.
“Kondisi peralatan pendukung saat ini, seperti mobil rescue dan motor trail hibah tahun 2013, sudah tidak layak pakai dan perlu peremajaan. Kami sangat membutuhkan dukungan peralatan darurat seperti perahu karet dan armada angkut untuk optimalisasi penanganan di lapangan,” ujar Bernard.
Respon BNPB Terkait Bantuan Logistik
Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, menyambut baik paparan tersebut. Pihaknya menyatakan akan segera melakukan verifikasi dan penelaahan sesuai prosedur. BNPB juga mengarahkan Pemkab Humbahas untuk melengkapi data dukung teknis, mulai dari dokumentasi lapangan hingga rincian kebutuhan logistik agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Penguatan Regulasi melalui Perda Penanggulangan Bencana
Di sisi lain, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana, Udrekh, menyoroti aspek keberlanjutan melalui penguatan regulasi. Ia mendorong Pemkab Humbahas untuk segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Bencana (PB).
“Perda PB sangat penting sebagai landasan hukum yang kuat dalam pengendalian tata ruang. Dengan zonasi kawasan rawan bencana (KRB) yang jelas, pengurangan risiko bencana dapat terintegrasi secara permanen dalam rencana pembangunan daerah,” tegas Udrekh.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara Pemkab Humbahas dan BNPB RI semakin solid, tidak hanya dalam urusan penanganan darurat, tetapi juga dalam mewujudkan tata kelola daerah yang aman dan tangguh terhadap ancaman bencana di masa depan.(*)











