BINJAI I ga;lasibot.co.id – Merespons maraknya aksi begal yang meresahkan warga dan memakan korban jiwa di wilayah hukum Polres Binjai, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., M.M., mengambil langkah tegas dengan membentuk Tim Anti Begal. Tim khusus ini diterjunkan untuk memburu para pelaku yang teridentifikasi berasal dari luar kota serta memperketat patroli di titik-titik rawan kejahatan jalanan.
Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menyatakan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kriminalitas di Kota Binjai. Selain pengejaran intensif, tim yang baru dibentuk ini akan melakukan patroli rutin di jalur-jalur yang dianggap rawan untuk menekan ruang gerak para pelaku.
Langkah ini juga dibarengi dengan tindakan preventif dari Satuan Lalu Lintas Polres Binjai yang akan menggelar razia rutin. Fokus utamanya adalah menyisir kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dengan plat nomor kendaraan, mengingat identitas tersebut seringkali sengaja dihilangkan oleh pelaku begal saat beraksi.
“Terkait peristiwa begal yang terjadi baru-baru ini, hasil penyelidikan kami menunjukkan para pelaku bukan berasal dari Kota Binjai, melainkan dari luar daerah. Kami sudah mengantongi ciri-ciri para pelakunya,” tegas AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi usai menjenguk seorang siswa SMA yang menjadi korban begal di RSUD Djoelham Binjai, Selasa (12/05/2026).
Kapolres menambahkan bahwa tim penyidik telah bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam dengan mengamati rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Beberapa titik fokus pengamatan berada di Jalan Umar Baki, Kelurahan Binjai Payaroba, serta Jalan Sawo, Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai Barat.
“Kami sudah mengamati rekaman CCTV di lokasi-lokasi kejadian. Kami pastikan tim akan terus mengejar para pelaku di mana pun mereka bersembunyi. Keamanan masyarakat Binjai adalah prioritas utama kami,” pungkasnya.(*)











