DELI SERDANG I galasibot.co.id – Kehadiran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, di Sumatera Utara menjadi momentum strategis bagi percepatan pembangunan kualitas sumber daya manusia di tingkat daerah. Kedatangan Menteri Wihaji disambut hangat oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
Kunjungan kerja ini dipusatkan pada penguatan Program Bangga Kencana serta upaya konsolidasi dalam percepatan penurunan stunting yang menjadi agenda prioritas nasional. Dalam prosesi penyambutan, Bupati Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Gubernur H. Surya menyematkan oles (ulos) khas Pakpak kepada Menteri Wihaji sebagai simbol penghormatan dan harapan akan sinergi yang lebih erat bagi masyarakat Sumatera Utara.
Fokus Strategis Pakpak Bharat
Bupati Franc Bernhard Tumanggor menegaskan bahwa kunjungan Menteri Wihaji sangat dinantikan untuk memberikan arahan taktis bagi pembangunan tatanan keluarga di daerahnya.
“Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sedang fokus pada upaya peningkatan gizi keluarga, kesehatan balita, dan ibu menyusui. Kami juga mengintensifkan upaya percepatan penurunan stunting. Kami berharap, kunjungan Bapak Menteri dapat memberikan arahan serta dukungan nyata bagi program-program yang sedang kami jalankan ini,” ujar Bupati Franc.
Penguatan Peran Tim Pendamping Keluarga (TPK)
Inti dari kunjungan Menteri Wihaji di Sumatera Utara adalah pelaksanaan Temu Kerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang akan dipusatkan di Sidikalang, Kabupaten Dairi. Pertemuan ini dijadwalkan akan diikuti oleh 800 peserta yang terdiri dari TPK Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan forum krusial untuk meningkatkan koordinasi, sinergi, dan memperkuat peran lapangan para pendamping keluarga. TPK memegang peranan vital sebagai ujung tombak dalam memetakan serta memberikan intervensi langsung kepada keluarga sasaran, guna memastikan setiap program pemerintah terkait kesehatan reproduksi dan gizi tepat sasaran.
Dengan adanya kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta pemerintah kabupaten (Pakpak Bharat dan Dairi) semakin solid dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.(*)











