PAKPAK BHARAT I galasibot.co.id – Wakil Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kecupak I, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut. Fasilitas baru ini menjadi dapur keempat yang beroperasi secara aktif di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, menyusul tiga dapur terdahulu yang terletak di Salak, Siempat Rube, dan Sitellu Tali Urang Jehe.
Mutsyuhito Solin, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis Pakpak Bharat, menitipkan sejumlah pesan penting kepada para pengelola. Ia menginstruksikan agar operasional Dapur SPPG ini selalu mengedepankan kebersihan, higienitas, keamanan pangan, kualitas gizi, hingga estetika tampilan makanan. Selain itu, ia menuntut kedisiplinan tinggi dalam proses pengolahan serta optimalisasi pemberdayaan komoditas lokal.
Warning Keras Terkait SOP Gizi
Dalam arahannya, Wakil Bupati memberikan peringatan keras berdasarkan evaluasi nasional. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menutup banyak SPPG di daerah lain karena terbukti melanggar aturan, mengabaikan SOP, tidak memenuhi standar gizi, serta membahayakan keselamatan para penerima manfaat.
“Di Pakpak Bharat hal ini tidak boleh terjadi. Kita harus benar-benar menjaga kualitas agar anak-anak dan masyarakat kita mendapatkan asupan yang sehat dan aman,” tegas Mutsyuhito.
Dongkrak Ekonomi Petani Lokal
Mutsyuhito juga menaruh harapan besar agar keberadaan dapur SPPG ini mampu membawa dampak positif yang signifikan bagi perputaran roda ekonomi masyarakat setempat. Ia meminta pihak pengelola memprioritaskan penyerapan hasil pertanian dan peternakan dari warga Pakpak Bharat sendiri.
Dengan menyerap komoditas lokal sebagai bahan baku utama, kehadiran SPPG secara otomatis akan membantu meningkatkan pendapatan para petani dan peternak di sekitar wilayah operasional.
Pada tahap awal pengoperasiannya, dapur SPPG Kecupak I akan melayani 737 penerima manfaat yang tersebar di 9 sekolah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah tersebut secara bertahap dengan menyasar kelompok prioritas lain, seperti ibu hamil, bayi, dan balita.
Secara kumulatif, empat dapur SPPG yang kini beroperasi di Kabupaten Pakpak Bharat telah melayani total 10.526 penerima manfaat dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional.(*)








