DOLOKSANGGUL – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bergerak cepat memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Pakkat Dolok, Desa Pakkat, Kecamatan Doloksanggul. Bantuan tersebut disalurkan pada Jumat (31/7/2026) sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Bantuan berupa paket sembako diserahkan Bupati Humbahas melalui Staf Ahli Bupati, Parman Lumban Gaol, didampingi Kepala Dinas Sosial Rambe Mardongan Manalu, Camat Doloksanggul Andry Dolok Purba, serta Kepala Desa Pakkat Luminer Silaban.
Penyaluran bansos korban puting beliung Humbahas menjadi bagian dari langkah tanggap darurat pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi sembari menunggu proses pemulihan rumah yang mengalami kerusakan.
Puting Beliung Terjang Rumah Warga
Kepala Dinas Sosial Humbahas, Rambe Mardongan Manalu menjelaskan, bencana angin puting beliung terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Angin kencang tersebut merusak satu unit rumah milik keluarga Antonius Buaton dan Arni boru Manalu di Dusun Pakkat Dolok.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi cukup signifikan. Sebagian atap rumah beterbangan diterpa angin, sementara beberapa bagian dinding bangunan mengalami retak sehingga membutuhkan perbaikan agar kembali layak dihuni.
“Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding,” jelas Rambe.
Kepedulian Pemerintah Hadir di Tengah Musibah
Penyaluran bantuan menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Humbahas untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi bencana.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga korban, kehadiran pemerintah juga menjadi bentuk dukungan moril agar warga tetap kuat menghadapi kondisi pascabencana.
Kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Dinas Sosial dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana di tingkat masyarakat.
Respons cepat seperti ini diharapkan dapat meminimalkan beban yang ditanggung keluarga korban sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan mereka.
Pentingnya Mitigasi Bencana di Musim Cuaca Ekstrem
Peristiwa angin puting beliung yang melanda Desa Pakkat kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Pemerintah daerah bersama perangkat desa diharapkan terus memperkuat edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat, mulai dari mengenali potensi cuaca ekstrem hingga langkah penyelamatan ketika terjadi angin kencang.
Di sisi lain, koordinasi lintas instansi dalam penanganan pascabencana perlu terus ditingkatkan agar proses pendataan kerusakan, penyaluran bantuan, hingga rehabilitasi rumah warga dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui penyaluran bantuan sosial ini, Pemerintah Kabupaten Humbahas menegaskan komitmennya untuk selalu hadir melindungi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung dengan lebih baik dan kehidupan warga segera kembali normal.









