BINJAI I galasibot.co.id — Ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG di Kota Binjai diharapkan semakin diperkuat dengan diresmikannya Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Citra Karet Sumatera di Jalan Bangau, Kelurahan Mencirim, Senin (10/8/2026).
Kehadiran fasilitas tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kota Binjai karena dinilai dapat memperkuat rantai pasok LPG sekaligus mendukung kebutuhan energi masyarakat. Tidak hanya rumah tangga, kebutuhan energi bagi pelaku usaha juga diharapkan dapat dipenuhi dengan lebih baik.
Dukungan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga, yang hadir mewakili Wali Kota Binjai dalam peresmian SPBE tersebut.
Distribusi LPG Diharapkan Semakin Lancar
Dalam sambutannya, Gloria menyampaikan bahwa keberadaan SPBE di Kota Binjai diharapkan dapat membuat ketersediaan dan distribusi LPG semakin terjaga.
Fasilitas pengisian LPG tersebut tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur energi. Lebih jauh, keberadaannya diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada ketersediaan LPG.
Pelaku UMKM, warung, rumah makan, hingga usaha kuliner menjadi kelompok yang kebutuhan energinya perlu diperhatikan. Kelancaran pasokan LPG bagi sektor tersebut dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan kegiatan produksi dan pelayanan kepada konsumen.
Karena itu, kehadiran SPBE diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem distribusi energi di Kota Binjai.
Manfaat SPBE Diminta Dirasakan Masyarakat
Pemerintah Kota Binjai menekankan bahwa pembangunan dan investasi di sektor energi perlu memberikan manfaat yang lebih luas.
“Jangan hanya memikirkan usahanya berkembang, tetapi mari kita pastikan kehadiran SPBE ini juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gloria.
Pesan tersebut disampaikan agar keberadaan fasilitas tidak hanya dilihat dari sisi pertumbuhan usaha. Dampak terhadap kebutuhan masyarakat juga perlu menjadi perhatian.
Dengan distribusi yang lebih lancar, kebutuhan LPG untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha diharapkan dapat dipenuhi secara lebih baik. Pada saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan juga diharapkan terus diperkuat.
LPG Menjadi Bagian Penting Aktivitas Ekonomi
Ketersediaan energi memiliki hubungan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Bagi sebagian pelaku usaha, LPG digunakan dalam proses produksi maupun pelayanan sehari-hari.
Usaha kuliner, rumah makan, warung, serta berbagai usaha mikro dan kecil sangat bergantung pada kepastian pasokan energi. Apabila distribusi terganggu, biaya operasional dan kelancaran kegiatan usaha dapat ikut terdampak.
Karena itu, penguatan infrastruktur distribusi LPG di daerah dinilai memiliki manfaat yang lebih luas. Tidak hanya kebutuhan rumah tangga yang dilayani, tetapi roda aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat didukung.
Dalam konteks tersebut, SPBE PT Citra Karet Sumatera diharapkan dapat mengambil bagian dalam memastikan distribusi LPG berjalan secara berkelanjutan.
Kebutuhan LPG Nasional Masih Ditopang Impor
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi menjelaskan bahwa kebutuhan LPG dalam negeri masih sebagian besar dipenuhi melalui impor.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan infrastruktur pengisian dan distribusi LPG di daerah tetap diperlukan. Rantai pasok energi perlu dijaga agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
Menurutnya, fasilitas seperti SPBE memiliki posisi penting dalam mendukung proses distribusi LPG. Dengan infrastruktur yang semakin diperkuat, pelayanan energi kepada masyarakat diharapkan dapat ditingkatkan.
SPBE Diharapkan Dukung Ketahanan Energi
Kehadiran SPBE di Kota Binjai juga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kebutuhan lokal.
Penguatan fasilitas distribusi LPG dinilai dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Sistem distribusi yang lebih dekat dengan wilayah konsumen dapat membantu menjaga kesinambungan pasokan.
Selain itu, peningkatan pelayanan energi juga diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Dengan demikian, keberadaan SPBE dapat ditempatkan dalam rangkaian yang lebih luas, mulai dari penyediaan energi, penguatan distribusi, hingga mendukung kegiatan ekonomi.
Kolaborasi Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Pemerintah Kota Binjai menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan energi.
Sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, pelaku usaha, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar distribusi LPG dapat berlangsung secara tertib dan berkelanjutan.
Peresmian SPBE tersebut juga dihadiri Group Head Operation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Rully Marzuli beserta jajaran.
Hadir pula Komandan Resimen Arhanud Letkol Arh Patrick Arya Bima, S.I.P., Komandan Batalyon Arhanud Letkol Arh Ronald Ginomgom Simatupang, Komandan Batalyon Raider 100 Letkol Inf. Amirul Husein, S.E., M.I.P., perwakilan Kapolres Binjai, perwakilan Camat Binjai Timur dan lurah, perwakilan Hiswana Migas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Pasokan Energi Diharapkan Semakin Terjamin
Pada akhirnya, kehadiran SPBE PT Citra Karet Sumatera di Kota Binjai diharapkan dapat memberikan penguatan pada sisi distribusi LPG.
Manfaat tersebut diharapkan dapat dirasakan mulai dari rumah tangga hingga pelaku UMKM dan usaha kuliner. Kelancaran pasokan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Di sisi lain, penguatan fasilitas distribusi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok energi di tengah kebutuhan LPG nasional yang masih cukup besar.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai pihak, SPBE tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pengisian LPG, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung ketahanan energi serta pergerakan ekonomi Kota Binjai.(*)










