PEKANBARU | galasibot.co.id – Prestasi membanggakan kembali mengharumkan nama Provinsi Riau di kancah global. Seorang atlet muda berbakat sukses menaklukkan panggung olahraga tarung bebas tingkat internasional.
Sosok luar biasa itu bernama Delvi Nurfadillah. Ia merupakan putri kebanggaan dari seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0313/Kampar, Korem 031/Wira Bima (WB), Dam XIX/TT.
Mengukir Prestasi Gemilang di Arena Internasional
Keberhasilan Delvi menjuarai ajang Mixed Martial Arts (MMA) internasional menuai decak kagum. Ia membuktikan bahwa kerja keras dan disiplin tinggi mampu menembus batas kemampuan.
Di balik gemerlap medali dan kemenangan di atas arena, Delvi menyimpan sebuah tekad kuat. Ia memegang teguh impian besar untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Delvi bercita-cita mengikuti jejak pengabdian militer dengan mendaftar sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. Ia secara khusus membidik Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) sebagai pelabuhan masa depannya.
Sambutan Hangat dan Apresiasi dari Danrem 031/WB
Prestasi gemilang Delvi langsung menarik perhatian pimpinan tertinggi militer di wilayah tersebut. Komandan Korem (Danrem) 031/WB, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., menyambut langsung kedatangan Delvi di Makorem 031/WB, Rabu (12/8/2026).
Danrem menyampaikan rasa bangga mendalam atas pencapaian luar biasa anak buahnya tersebut. Ia menilai prestasi internasional ini lahir dari keringat, keberanian, dan semangat pantang menyerah.
“Prestasi yang diraih Delvi merupakan kebanggaan bagi keluarga, satuan, dan tentunya menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Terus berlatih, jaga disiplin dan karakter, serta jangan pernah berhenti mengejar cita-cita,” ujar Danrem.
Modal Positif Menuju Gerbang Militer
Pimpinan Korem 031/WB memberikan dukungan penuh terhadap mimpi besar sang atlet muda. Pengalaman bertarung di level internasional dinilai membentuk mental baja yang sangat dibutuhkan seorang prajurit.
Olahraga keras seperti MMA menuntut ketahanan fisik, fokus, serta kedisiplinan tingkat tinggi. Modal non-fisik ini diyakini memperkuat karakter Delvi dalam menghadapi seleksi militer kelak.
“Kalau memang memiliki cita-cita menjadi Kowad, persiapkan diri dengan baik. Jaga kesehatan, tingkatkan kemampuan fisik, terus belajar dan tanamkan disiplin. Jadilah perempuan muda yang tangguh, berprestasi dan memiliki semangat pengabdian,” pesan Danrem kepada Delvi.
Inspirasi Nyata dari Tanah Riau
Bagi Delvi, sabuk juara MMA internasional bukan garis akhir dari perjuangannya. Gelar tersebut justru menjadi bahan bakar motivasi untuk menempa diri lebih baik lagi.
Kisah sukses ini mematahkan batasan bahwa latar belakang keluarga prajurit di tingkat Koramil tidak bisa terbang tinggi. Delvi membuktikan bahwa anak seorang Babinsa mampu mengibarkan Merah Putih di pentas dunia.
Danrem 031/WB berharap perjalanan hidup Delvi menggerakkan semangat anak-anak muda lain di Riau. Generasi muda dituntut berani bermimpi besar, bekerja keras, serta menjunjung tinggi sportivitas demi masa depan gemilang.










