Medan I galasibot.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung. Saat ini, status gunung berapi tersebut berada pada level Siaga (Level 3). Oleh karena itu, fokus utama diarahkan pada keselamatan warga dan pemenuhan logistik di posko pengungsian.
Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menjelaskan situasi terkini dalam konferensi pers di Medan pada Jumat, 4 September 2026. Berdasarkan data koordinasi, ratusan jiwa dari Desa Kuta Tengah dan zona merah radius 6 kilometer telah dievakuasi. Tim gabungan memastikan seluruh warga berada di titik aman Kecamatan Naman Teran dan wilayah sekitarnya.
Distribusi Logistik dan Kesiapan Fasilitas Pengungsian
Pemerintah bergerak sigap sejak awal peningkatan aktivitas vulkanik terjadi di kawasan tersebut. Personel BPBD Sumut langsung mendistribusikan ribuan masker serta mendirikan tenda-tenda darurat. Selain itu, mereka menyiagakan armada khusus untuk mendukung mobilitas warga terdampak.
Hingga kini, petugas telah membagikan ratusan masker tahap awal serta mendirikan lima unit tenda pengungsian. BPBD Sumut juga memobilisasi truk evakuasi, mobil tangki air bersih, serta armada toilet portabel. Langkah taktis ini menjamin ketersediaan fasilitas dasar yang layak bagi para pengungsi.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kesehatan dan Keamanan Warga
Kesehatan para pengungsi menjadi prioritas utama guna mencegah timbulnya berbagai penyakit pascabencana. Dinas Kesehatan Provinsi Sumut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Karo menyiagakan posko kesehatan khusus. Posko tersebut juga menyediakan layanan pendampingan stunting dan pengawalan medis darurat.
Namun, tantangan tersendiri muncul ketika sebagian warga masih nekat kembali ke rumah pada siang hari. Mereka mengecek tempat tinggal dan memberi makan hewan ternak di zona bahaya. Menanggapi hal itu, personel TNI dan Polri dari Kodim serta Polres Karo memberikan pengamanan ekstra guna mengantisipasi ancaman erupsi susulan.
Imbauan Resmi dan Kewaspadaan Menghadapi Aktivitas Vulkanik
Pengamatan visual hingga Jumat siang menunjukkan aktivitas Gunung Sinabung mulai melambat dengan hembusan asap yang tipis. Meskipun demikian, pihak BPBD Sumut menegaskan bahwa status resmi sepenuhnya merujuk pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Warga diminta tidak terkecoh oleh kondisi visual yang tampak tenang.
Pemerintah terus mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh arahan teknis dari instansi berwenang. Keselamatan jiwa tetap menjadi hukum tertinggi dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam di wilayah Sumatera Utara.(*)










