Medan | galasibot.co.id — Pemerintah Kota Medan mendorong penguatan sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan guna memperluas perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, termasuk sektor informal. Langkah strategis ini bertujuan menghadirkan rasa aman dan kepastian perlindungan risiko sosial ekonomi bagi masyarakat.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan pesan tersebut melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Medan Erfin Fachrurrazi. Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 bersama BPJS Ketenagakerjaan ini berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota pada Jumat, 4 September 2026.
Komitmen Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Rico Waas mengapresiasi jajaran BPJS Ketenagakerjaan yang terus menghadirkan pelayanan proaktif, humanis, dan bernilai tambah bagi peserta. Menurutnya, pelayanan publik yang optimal berawal dari kemauan instansi untuk mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat.
Pemko Medan berkomitmen memastikan momentum Hari Pelanggan Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pemerintah daerah ingin seluruh tenaga kerja mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial secara merata. Semangat kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan kota yang inklusif.
Penyerahan Santunan dan Beasiswa Ahli Waris
Sebagai wujud nyata perlindungan sosial, acara tersebut diisi dengan penyerahan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Pj. Sekda Medan Erfin Fachrurrazi bersama Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Kunto Wibowo menyerahkan langsung santunan tersebut kepada para ahli waris.
Ahli waris almarhum Setiawan menerima total manfaat JKK dan JHT mencapai lebih dari Rp345 juta beserta jaminan pensiun berkala. Sementara itu, keluarga almarhum Niko Irawan memperoleh santunan JKM sebesar Rp237 juta plus hak beasiswa pendidikan bagi kedua anaknya dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
Peran Aktif Kepala Lingkungan dan Program Sapa Warga
Pemerintah Kota Medan terus mendekatkan layanan perlindungan ketenagakerjaan melalui pelibatan aparatur di tingkat akar rumput. Kepala Lingkungan (Kepling) didorong menjadi agen aktif yang menyosialisasikan pentingnya jaminan sosial kepada warga dan perusahaan setempat.
Selain itu, Pemko Medan membuka ruang kolaborasi melalui program “Sapa Warga” agar edukasi jaminan sosial dapat langsung menjangkau masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan ruang pemasaran produk UMKM binaan peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Galeri Mustika Deli demi mendorong kesejahteraan ekonomi warga.(*)
Via:
Editor Wilfrid










