Samosir I galasibot.co.id
Ketua Siraja Lontung Indonesia periode 2023-2028, JMT Pandiangan (72) perantau asal Sabulan, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir yang saat ini menjabat sebagai , bersilaturahmi dengan beberapa Wartawan di Warung Kopi Synergy Pangururan ,Selasa (3/1/2023). Ia ditemani Jonggi Sinaga yang akrab dipanggil Joko yang juga perantau asal Samosir.
Disampaikan JMT Pandiangan, memiliki kesempatan bisa bersilaturahmi bersama wartawan adalah satu keuntungan, karena kalianlah pemilik informasi,” ucap JMT Pandiangan,.
JMT Pandiangan kepada Wartawan dalam silaturahmi itu mengatakan, khususnya peran serta Pers dalam pembangunan Kabupaten Samosir. “Sebagai anak perantau, kami berharap kalian tetap memberikan saran dan kritik demi pembangunan dikampung halaman kita Samosir ini”.
Dia pun menyarankan supaya wartawan yang ada di Samosir agar mengikuti ujian kompetensi. Kemudian ia juga menyarankan bagaimana supaya berita yang diterbitkan wartawan dapat diperhitungkan, dan bernilai edukasi terhadap masyarakat.
“Itulah mimpi wartawan, karena wartawan mendapatkan informasi dengan susah. Wartawan adalah pekerjaan yang penuh tantangan, kalian adalah orang orang yang tidak bisa disepelekan,”kata JMT.
Dalam diskusi tersebut juga membahas tentang perkembangan pembangunan di Samosir. Ia membandingkan perkembangan beberapa kabupaten yang mekar dari Kabupaten Tapanuli Utara yakni Humbahas, Toba, dan Samosir. Namun menurutnya, Samosir masih tertinggal diantara ketiga kabupaten itu..
Bukan itu saja, JMT juga berharap agar wartawan di Samosir melakukan sosial kontrol untuk mendukung peningkatan pembangunan di bidang Pariwisata, khususnya pelayanan dari para pelaku wisata terhadap para pengunjung yang masih dinilai masih kurang. Itu diungkapkan karena Samosir sudah ditetapkan menjadi KSPN (kawasan strategis pariwisata nasional).
Sebagai perantau asal Kecamatan Sitiotio, JMT Pandiangan mengeluhkan minimnya pembangunan di kampung halamanya. Sehingga ia berharap agar para wartawan menyuarakan keluhan masyarakat dari daerah itu, supaya pemerintah memberikan perhatiannya.
Di akhir diskusi itu, ia menyampaikan harapan,agar sinergitas Pemkab Samosir dengan wartawan berjalan dengan baik, sebab kehadiran wartawan dalam demokrasi sangat dibutuhkan peran sertanya untuk membangun, bukan dimusuhi, tandasnya. (*)
Penulis berita : Pangihutan Sinaga/editor:Red









