• Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
GALASIBOT.CO.ID
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku
Tidak ada
Tampilkan semua
GALASIBOT.CO.ID
Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
Home Budaya

Keindahan Air Terjun Lae Pendaroh: Sumber Inspirasi Lagu “Desaku yang Kucinta” oleh Liberty Manik

Redaksi
16 Juni 2024
/ Budaya, Sumut
0 0
0
Keindahan Air Terjun Lae Pendaroh: Sumber Inspirasi Lagu “Desaku yang Kucinta” oleh Liberty Manik
Share on FacebookShare on Twitter
Keindahan Air Terjun Lae Pendaroh Dairi:.(foto galasibot.co.id/Wilfrid Sinaga)

Sidikalang I galasibot.co.id

Air terjun Lae Pendaroh, yang terletak Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi dan berdekatan dengan tempat wisata Taman Wisata Iman Sitinjo. Ternyata memiliki kisah inspiratif di balik keindahannya. Konon, keelokan alam yang memukau dari Air Terjun Lae Pendaroh telah mengilhami Liberty Manik, seorang musisi Sumatera Utara, untuk menciptakan lagu yang melegenda, “Desaku yang Kucinta”.

Baca Juga

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Situs Budaya di Maluku Utara

FKUB Lampung dan Keuskupan Tanjungkarang Gelar Pentas Seni Lintas Agama

Pj Sekdaprov Sumut Sambut Kepulangan Dua Paskibraka Nasional Asal Toba

Liberty Manik, seorang penyanyi dan pencipta lagu asal Sumatera Utara, telah menginspirasi banyak orang dengan karya-karyanya yang penuh makna dan keindahan. Salah satu lagu ciptaannya yang paling terkenal adalah “Desaku yang Kucinta”, yang menjadi salah satu lagu kebangsaan di Sumatera Utara.

Menurut cerita Liberty Manik mendapat inspirasi untuk menciptakan lagu “Desaku yang Kucinta” setelah mengunjungi Air Terjun Lae Pendaroh di Kabupaten Dairi. Keindahan alam yang memukau, gemuruh air terjun yang mengalir deras, dan hijaunya pepohonan di sekitar air terjun menggerakkan hati Liberty untuk mencurahkan perasaannya dalam sebuah lagu.

Dalam lagu “Desaku yang Kucinta”, Liberty Manik mengekspresikan cinta dan kebanggaannya terhadap desanya yang indah dan damai. Lirik lagu ini menggambarkan keindahan alam, kehangatan masyarakat, dan kedamaian yang ditemukan di desa halaman. Melalui melodi yang merdu dan lirik yang menyentuh hati, lagu ini berhasil menyampaikan pesan universal tentang cinta pada tanah air dan kebersamaan.

“Lagu ‘Desaku yang Kucinta’ bukan hanya menjadi karya seni yang indah, tetapi juga merupakan warisan budaya yang berharga bagi masyarakat Sumatera Utara. Melalui lagu ini, Liberty Manik telah berhasil menyampaikan keindahan alam dan kekayaan budaya dari desa halamannya kepada dunia,” ujar salah satu penggemar setia Liberty Manik.

Air Terjun Lae Pendaroh tidak hanya menjadi destinasi wisata alam yang menawan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang membangkitkan kreativitas dan kebanggaan akan keindahan alam Sumatera Utara. Dengan lagu “Desaku yang Kucinta”, Liberty Manik telah berhasil mengabadikan kebesaran alam dan kehangatan budaya dari desa halamannya, menjadikan karya tersebut sebagai simbol cinta dan rasa syukur terhadap tanah air.

 

Keindahan alam dari Air Terjun Lae Pendaroh di Kabupaten Dairi telah menginspirasi Liberty Manik untuk menciptakan lagu yang menggugah hati dan menghangatkan jiwa. Dengan demikian, keajaiban alam tidak hanya menjadi sumber keindahan, tetapi juga sumber inspirasi yang tak terhingga bagi karya seni yang abadi.

Berikut lirik Desaku yang Kucinta,

Desaku yang kucinta

Pujaan hatiku

Tempat ayah dan bunda

Dan handai taulanku

Tak mudah kulupakan

Tak mudah bercerai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai

Desaku yang kucinta

Pujaan hatiku

Tempat ayah dan bunda

Dan handai taulanku

Tak mudah kulupakan

Tak mudah bercerai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai

Tak mudah kulupakan

Tak mudah bercerai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai (*)

Penulis berita; Wilfrid Sinaga

Tags: "Desaku yang Kucinta"DairiKeindahan Air Terjun Lae Pendaroh:Liberty Manik
SendShareTweet
Kembali

Sukses! Lomba Cerdas Cermat Kecamatan Panei Meriahkan “Rumah Baca Pelita Bangsa”

Lanjut

Kerja Sama Strategis Bappenas dan Universitas Pertamina untuk Pembangunan Berkelanjutan di Sektor Pendidikan

Baca Juga

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Situs Budaya di Maluku Utara
Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Situs Budaya di Maluku Utara

23 Agustus 2026
FKUB Lampung dan Keuskupan Tanjungkarang Gelar Pentas Seni Lintas Agama
Budaya

FKUB Lampung dan Keuskupan Tanjungkarang Gelar Pentas Seni Lintas Agama

23 Agustus 2026
Pj Sekdaprov Sumut Sambut Kepulangan Dua Paskibraka Nasional Asal Toba
Sumut

Pj Sekdaprov Sumut Sambut Kepulangan Dua Paskibraka Nasional Asal Toba

23 Agustus 2026
Wagub Sumut Dorong Karang Taruna Perkuat Peran di Desa
Sumut

Wagub Sumut Dorong Karang Taruna Perkuat Peran di Desa

22 Agustus 2026
Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Sumut

Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

21 Agustus 2026
Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Anak Dini di Hari Indonesia Menabung 2026
Sumut

Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Anak Dini di Hari Indonesia Menabung 2026

19 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HPN 2026

POPULER

  • Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    Rumah Warga di Depan SMA Negeri 1 Namorambe Diduga Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Pelaku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriahkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Desa Pollung Gelar Lomba Antardusun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Otentik Hak Ulayat: Sejarah Enklave Marga Sinaga di Simalungun dan Perjuangan Ruang Hidup Masyarakat Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Warisan Kita Hanya Kegaduhan? : Jadilah “Tua-Tua” yang Dicatat Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Caroline Nababan Raih Emas dan Top Score ASMC 2026, The PRINT Apresiasi Prestasi Anak Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemimpinan dalam Marga: Jangan Biarkan Ambisi Mengalahkan Persaudaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Rakyat Merasa Tersisih di Tanah Airnya Membedah Paradoks Pertumbuhan Ekonomi, Anomali Keadilan Fiskal, dan Melemahnya Daya Beli di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
GALASIBOT.CO.ID

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Navigate Site

  • Beranda
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Tidak ada
Tampilkan semua
  • Beranda
  • News
  • Hukum
  • Olahraga
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • Video
  • Jurnal
    • Buku

© 2015 GALASIBOT.CO.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In