Medan I galasibot.co.id
Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., menghadiri acara Silaturahmi bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan yang berlangsung pada Kamis (04/09/2025). Pertemuan ini digelar sebagai bentuk sinergi antara legislatif, eksekutif, dan unsur kepemudaan dalam menghadapi dinamika sosial dan pembangunan di Kota Medan.
Acara silaturahmi ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, jajaran Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI se-Kota Medan, serta perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat di Kota Medan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang digagas oleh KNPI Kota Medan sebagai bentuk konsolidasi dan dialog konstruktif antar stakeholder, khususnya generasi muda. Ia menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam menjaga stabilitas sosial, mendorong partisipasi demokrasi, dan turut serta dalam pembangunan daerah.
“Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Kota Medan membutuhkan kontribusi nyata dari pemudanya untuk membawa perubahan yang lebih baik, terutama dalam menghadapi tantangan global dan lokal saat ini,” ujar Wong Chun Sen.
Wong juga menambahkan bahwa DPRD Kota Medan selalu membuka ruang bagi aspirasi generasi muda dan mendorong agar program-program pemberdayaan pemuda bisa masuk dalam prioritas pembangunan, baik melalui APBD maupun kemitraan dengan lembaga lain.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam sambutannya juga menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menciptakan Kota Medan yang aman, kondusif, dan inklusif bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut, stabilitas kota tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah dan aparat keamanan, namun juga harus melibatkan peran serta aktif dari masyarakat, terutama para pemuda.
Pertemuan silaturahmi ini juga menjadi forum untuk mendengarkan langsung aspirasi dan masukan dari organisasi pemuda serta menyamakan persepsi dalam menghadapi isu-isu strategis kota, seperti pengangguran, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, dan disinformasi media sosial.
Di akhir pertemuan, Ketua DPRD Kota Medan menegaskan bahwa semangat kolaborasi antara lembaga legislatif, eksekutif, aparat keamanan, dan pemuda harus terus dirawat dan diperkuat untuk mewujudkan Kota Medan yang lebih maju, aman, dan berdaya saing.











